Senin, 23 April 2012

TIPS: Agar "Survive" di Fakultas Kedokteran

mahasiswa kedokteran
Tanyakan pada alumnus-alumnus Fakultas Kedokteran, "Masih ingat nggak waktu masih jadi mahasiswa baru kedokteran?". Mereka akan menjawab "Rasannya masa itu seperti seabad yang lalu". Ya, perasaan itu muncul karena hidup mereka saat itu berubah drastis. Kehidupan normal sepertinya telah lenyap. Tiba-tiba rasanya 24 jam dalam sehari belum cukup untuk menyerap materi yang berjubel banyaknya. Padahal materi itu sangat dibutuhkan untuk menghadapi tiap ujian. Mereka merasa hampir tidak punya waktu untuk sekedar makan atau tidur.

Fakultas Ilmu Kedokteran bukan akhir dari segalanya. Fakultas Kedokteran adalah apa yang kita lakukan, jangan biarkan ilmu kedokteran itu mengaturmu. Malahan, sesuaikan kedokteran itu agar dapat menjadi gaya hidupmu. Jika tidak, anda mungkin akan merasa kewalahan dan akhirnya menyesal, mengapa saya dulu memilih fakultas kedokteran sebagai pilihan pertama. 

Bagaimana caranya agar anda dapat bertahan di fakultas kedokteran? Dari awal, prioritaskan MANAJEMEN WAKTU. Jika anda sukses mengatur waktu, anda masih bisa menikmati hidup untuk hal lain. Belajar di FK, berbeda dengan di perkuliahan yang lain. Ini adalah dunia baru yang perlu anda jelajahi dan temukan hal apa yang terbaik untuk anda. Di Fakultas Kedokteran, yang dibutuhkan adalah BELAJAR CERDAS bukan BELAJAR KERAS. Jika anda tidak memulai hal ini dari awal, langkah anda berikutnya akan lebih susah.

Mempelajari ilmu kedokteran adalah suatu proses panjang, yang menuntut kedisiplinan dan pengorbanan. Tetapi nanti hasilnya takkan ternilai. Kami berharap tujuan anda memilih kedokteran adalah seperti ini: Membuka lebar peluang untuk menolong sesama, dan nantinya jalan akan terbuka untuk membuat perbedaan di dunia.
Dan berikut ini adalah beberapa tips yang sudah kami dapat:

1. Urus Diri Anda Sendiri dengan Baik

Kebiasaan buruk akan menghadapkan anda pada konsekuensi negatif, kesehatan anda memburuk dll. Makanlah makanan yang segar. Jangan merusak tubuh anda dengan junk-food dan menghindari olahraga. Jangan terbiasa memaksakan diri untuk belajar sampai larut, dapat melelahkan tubuh dan otak; terlalu berat untuk belajar yang mungkin hanya efektif dalam 15menitan. Otak anda membutuhkan makanan bergizi, air, sayur dan buah. Sedangkan tubuh anda membutuhkan tidur dan olahrga

2. Lebih baik hindari persaingan dan membandingkan nilai dengan yang lain.

Kita jelas berkompetisi mati-matian untuk masuk ke fakultas kedokteran. Tapi ketika anda sudah masuk, levelnya sekarang berubah menjadi ladang permainan anda. Fokuslah pada apa yang harus anda raih. Meskipun masih ada teman-teman anda yang saling bersaing dalam nilai. Mendapat nilai A pada ujian patologi tidak menjamin anda menjadi seorang pathologist atau clinican yang hebat.
 Segera setelah selesai ujian, coba lihat sekeliling, teman-teman anda terobsesi untuk mencari jawaban yang benar pada suatu soal. Lebih baik menghindar, dan cari teman yang berfilosofi sama dengan anda.

3. Jawab soal-soal saat anda belajar

"Belajar catatan 10x adalah cara terbaik dalam menghadapi ujian" SALAH !
Satu-satunya cara untuk mengecek kompetensimu dalam belajar adalah mengerjakan soal. Contohnya: Setelah anda belajar textbook tentang fisiologi, pastikan anda sudah menjawab semua soal di tiap chapter. Ini akan memperkuat konsep yang anda dapat. Mempelajari hal yang sama berulang-ulang takkan membuatmu lebih pandai, tetapi mengerjakan soal yang sulit akan mengajarimu perlahan.

4. Pelajari Gambar yang Besar

Anda mungkin akan memulai hari pertama anda dengan menyelidiki biokimia, anatomi, fisiologi atau histologi. Sejak awal biasanya dosen akan berbicara tentang sel kolumnar, transmisi impuls dan glikolisis dengan detail yang umum. Hari berikutnya anda akan mempelajari bracialis plexus dan cardiac output. Ini adalah materi dengan jumlah yang besar, sehingga seringkali mahasiswa tak siap. Untuk memudahkan menghafal, maka pelajarilah gambar yang besar.

5. Belajarlah dalam Kelompok
"Saya lebih memilih belajar sendiri, karena saya tidak butuh orang lain" SALAH!
Kedokteran adalah tentang kerjasama dan berbagi informasi. Anda harus bisa bekerjasama dengan orang lain. Bentuk kelompok kecil yang mempunyai kebiasaan dan filosofi yang sama dengan anda (suka berolahraga, tidak suka membicarakan nilai, dan mempunyai attitude yang baik). Ketika sudah terbentuk grup yang benar, rencanakan pertemuan mingguan dalam rangka membahas tentang materi yang tidak anda paham untuk beberapa jam. Bentuk sesi pertemuan malam sebelum ujian, hanya untuk last minute-tweaking saja.

6. Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas melepas stres
Setiap mahasiswa kedokteran menghadapi tekanan yang sama, bahkan di antara mereka ada yang lebih dari yang lain. Ingatkan teman anda yang sukanya mengerutkan dahi, ajarilah untuk selalu tersenyum. Sekali lagi, time management sangat membantu kita dalam menghindari stres. Luangkan sebagian waktu anda untuk melakukan aktivitas yang membuat perasaan anda lebih baik (kumpul dengan teman, berolahraga atau mendengarkan musik). Jangan biarkan stres mempengaruhi studi, hubungan dan tentunya kesehatan anda.

INGAT, KITA BERGABUNG DENGAN PROFESI BESAR!
Munculkan gairah tentang apa yang kita pelajari, "Kedokteran adalah harta dan seni" .


"To me, the ideal doctor would be a man endowed with profound knowledge of life and of the soul, intuitively divining any suffering or disorder of whatever kind, and restoring peace by his mere presence." - Henri Amiel

Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda, SALAM HOKI !


Artikel ini diadaptasi dari naskah buku: How to Prepare for the Medical Boards – Secrets for Success on USMLE Step 1 & COMLEX Level 1, by Adeleke T. Adesina and Farook W. Taha.