Tampilkan postingan dengan label info penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info penyakit. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Agustus 2012

Patologi Jaundice

Jaundice (atau sering disebut penyakit kuning), adalah penumpukan pigmen empedu yang berlebihan di dalam aliran darah dan jaringan tubuh lainnya. Hal ini dapat menyebabkan perubahan warna menjadi kuning, oranye atau bahkan kehijau-hijauan pada kulit, konjungtiva (putih mata), dan membran mukosa. Jaundice lebih mudah dideteksi di bawah sinar matahari daripada cahaya artifisial. Tingkat warna tergantung pada konsentrasi pigmen empedu (bilirubin) di dalam darah, laju difusi pada jaringan, serta daya penyerapan dan pengikatan bilirubin oleh jaringan. Bilirubin memasuki cairan jaringan tubuh dan lebih mudah diserap di tempat adanya peradangan (inflamasi) dan edema (penumpukan cairan dalam jaringan tubuh).

Jaundice; Jaundis; Penyakit kuning

Penyebab timbulnya jaundis yang paling umum adalah:


  • Produksi empedu yang berlebihan, melebihi batas yang dibutuhkan oleh tubuh.
  • Kelainan bawaan, yang dapat mengganggu pembuangan pigmen empedu. Atau kelainan yang menyebabkan produksi empedu berlebih
  • Ketidak mampuan sel-sel hati untuk menghilangkan pigmen empedu dalam darah yang disebabkan oleh kerusakan hati.
  • Kebocoran bilirubin dari hati ke aliran darah (regurgitasi)
  • Penyumbatan kelenjar empedu
  • Bayi sehat yang baru lahir bisa saja mengalami jaundice karena hati belum berkembang sepenuhnya. Jenis jaundice seperti ini biasanya akan menghilang beberapa minggu seiring dengan perkembangan hati yang mulai berfungsi normal.
Jaundice dikelompokkan menjadi tiga: unconjugated, hepatocellular, dan cholestatic.
  • Tipe yang pertama, unconjugated atau hemolytic
    Jaundice muncul ketika jumlah bilirubin ;yang berasal dari pemecahan sel darah merah (hemoglobin) dan jaringan otot; melebihi kapasitas standar hati. Atau bisa karena kemampuan hati dalam mengkonjugasi (merombak) bilirubin menjadi bilirubin diglucoronide berkurang dengan signifikan, hal ini bisa disebabkan transportasi intrasellular atau sistem enzim yang tidak memadai.
     
  • Tipe kedua, hepatocellular jaundice
    Muncul di saat disaat terjadi kerusakan parah pada sel-sel hati, sehingga kemampuan hati dalam mengangkut bilirubin diglucoronide ke sistem empedu berkurang. Hal ini memungkinkan sejumlah pigmen kuning (pigmen empedu) bocor dan masuk ke dalam aliran darah
     
  • Tipe ketiga, cholestatic, atau obstructive jaundice
    Terjadi ketika sel-sel hati yang aslinya normal tidak mampu mengangkut bilirubin baik melalui membran kapiler hati-empedu, ataupun saluran empedu. Hal ini bisa dikarenakan adanya kerusakan pada daerah tersebut, atau ada hambatan anatomis seperti batu empedu atau kanker.
Berikut adalah beberapa penyakit yang dapat menyebabkan jaundice (penyakit kuning): anemia hemolitik, kemacetan (congestion - lihat kamus) dalam sistem peredaran darah, pneumonia, kelainan hati bawaan, degenerasi sel-sel hati oleh racun atau organisme menular, kerusakan pada jaringan hati (sirosis), dan penghalang atau tumor pada hati, saluran empedu, dan kepala pankreas.


Sekian, semoga bermanfaat. Salam Hoki
sumber: britannica

      Minggu, 29 Juli 2012

      Buta Warna

      Apakah Buta Warna Itu ?

      Buta warna berarti anda mempunyai masalah dalam melihat warna merah, hijau, biru, atau campuran dari ketiga warna tersebut. Tetapi sangat jarang ditemui, orang yang tidak dapat melihat warna sama sekali.

      Buta warna disebut juga sebagai masalah penglihatan warna. Masalah kesehatan semacam ini dapat mengganggu bahkan merubah hidup anda. Buta warna dapat mempersulit anda dalam pembelajaran. Anda mungkin tidak dapat menjalani beberapa karir tertentu. Tetapi banyak orang yang memiliki masalah buta warna dapat menata hidupnya, sehingga buta warna seakan tidak dapat membatasi kehidupan mereka.

      Ingin tahu lebih banyak tentang buta warna?


      Penyebab Buta Warna

      Kebanyakan buta warna itu diturunkan (bersifat genetik), dan muncul sejak lahir. Sifat buta warna dibawa oleh kromosom X. Sehingga kebanyakan buta warna terjadi pada laki-laki. Berikut skema pada contoh kasus buta warna (Lelaki buta warna dan wanita normal)



      Manusia umumnya mempunyai tiga jenis sel kerucut di mata. Tiap tipe sensitif terhadap cahaya merah, biru, atau hijau. Anda akan melihat warna ketika sel-sel kerucut merasakan jumlah yang berbeda dari masing-masing warna dasar. Kebanyakan sel kerucut ditemukan di macula, yang terletak di tengah retina.

      Human's eye
      Buta warna terjadi jika seseorang tidak memiliki salah satu jenis sel kerucut tersebut, atau sel-sel kerucutnya tidak bekerja dengan baik. Penderitanya mungkin tidak dapat melihat ketiga warna dasar, atau mendeteksi warna tersebut dengan warna yang berbeda. Masalah seperti ini tidak berubah dari waktu ke waktu.

      Faktor keturunan bukan satu-satunya penyebab buta warna. Pada beberapa kasus, orang normal dapat terkena buta warna karena beberapa sebab:
      • Penuaan
      • Masalah pada mata yang lain, seperti: glaukoma, macular degeneration, katarak, atau diabetic retinopathy.
      • Cedera pada mata
      • Efek samping dari obat-obatan

      Gejala Buta Warna

      Gejala buta warna dapat bervariasi, seperti:
      • Anda mungkin bisa melihat beberapa warna, tetapi tidak untuk warna yang lain. Misalnya, anda tidak dapat membedakan antara warna merah dan hijau, tetapi dapat melihat biru dan kuning.
      • Mungkin anda dapat meilhat berbagai warna, tetapi ternyata warna yang anda lihat berbeda dari penglihatan orang lain (orang normal).
      • Anda dapat melihat beberapa jenis warna, tetapi tidak sebanyak orang yang normal
      • Pada kasus yang langka, penderita hanya dapat melihat warna hitam, putih dan abu-abu.

      Bagaimana Buta Warna Didiagnosa?

      Tes ishihara
       Tes akan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana mata anda mengenali warna-warna yang berbeda. Tes ini disebut ishihara (tes buta warna).
      • Anda akan disuruh untuk melihat kumpulan titik-titik dengan berbagai warna, biasanya titik-titik tersebut akan membentuk pola (bentuk, huruf, atau angka). Anda disuruh untuk menunjukkan pola apakah itu. Dengan pola yang anda lihat tadi, akan membantu dokter menentukan warna apa yang bermasalah di mata anda.
      • Ada juga tes dengan jenis yang lain. Anda akan diberi beberapa potongan dengan warna yang beragam. Lalu anda disuruh mengelompokkan potongan-potongan tersebut berdasarkan kemiripan warna. Penderita buta warna akan kesulitan dalam melakukan hal ini.
      Hasil tesnya kurang lebih seperti ini (hasil simulasi):
      kiri (mata normal); tengah (buta warna sebagian); kanan (buta warna total)


      Karena buta warna dapat memberi pengaruh besar pada kehidupan seseorang, maka buta warna sebaiknya dideteksi sesegera mungkin. Pada anak-anak, buta warna dapat mengganggu proses belajar mereka. Buta warna nantinya akan membatasi karir mereka. Para ahli merekomendasikan agar melakukan tes penglihatan saat anak berusia 3-5 tahun (sebelum memasuki usia sekolah).

      Pengobatan Buta Warna

      Buta Warna yang diturunkan tidak dapat diobati atau diperbaiki. Tetapi buta warna yang disebabkan oleh sebab-sebab lain masih bisa diobati, tergantung dari penyebabnya. Sebagai contoh, jika katarak yang menyebabkan terjadinya buta warna, maka dokter akan melakukan operasi pengambilan katarak, dan kemungkinan buta warna anda juga kembali normal.

      Berikut adalah beberapa cara yang dapat membantu masalah buta warna:

      Red Contact lens for colorblindness
      • Memakai lensa kontak untuk buta warna. Alat ini dapat membantu penderita dalam membedakan beberapa warna. Tapi lensa ini tidak memberikan penglihatan warna yang normal dan dapat mendistorsi obyek.
      • Menggunakan kacamata yang dapat menghalangi cahaya yang menyilaukan. Penderita buta warna dapat membedakan warna lebih baik ketika dalam keadaan yang tidak silau dan seberapa terang.
      • Belajar untuk mencari isyarat seperti kecerahan atau lokasi, bukan warna. Sebagai contoh, Anda dapat mempelajari urutan tiga lampu berwarna pada sinyal lalu lintas.

      Bagaimana cara anda untuk membantu anak yang memiliki buta warna?


      Buta warna dapat membuat anak kesulitan dalam belajar, yang nantinya bisa mempengaruhi pada prestasi di sekolah, hingga menurunkan kepercayaan diri.



      Yang dapat anda lakukan:
      • Memastikan anak anda menjalani tes buta warna saat melakukan tes mata rutin. Semakin cepat anda tahu ada masalah, semakin cepat anda dapat membantu anak anda.
      • Beritahu guru atau pihak sekolah tentang masalah anak anda. Anda dapat memberikan saran agar pihak sekolah memilihkan tempat duduk yang tidak silau dan menggunakan spidol atau kapur yang dapat dilihat oleh mata anak anda.
      Semoga bermanfaat, Salam hoki!
      suumber: webmd.com

      Minggu, 22 Juli 2012

      Seputar Hepatitis

      Apa itu Hepatitis?


      Hepatitis adalah peradangan pada hati. Umumnya disebabkan infeksi oleh virus. Ada 5 tipe utama hepatitis, yakni A, B, C, D, dan E. Kelima tipe tersebut mendapat perhatian terbesar, dikarenakan potensi penyakit ini, seperti: dapat menyebabkan kematian, berpotensi mewabah dan menyebar menjadi penyakit epidemi (lihat kamus). Secara khusus, hepatitis B dan C telah menyebabkan penyakit kronis pada ratusan juta orang di dunia, dan keduanya merupakan penyebab paling umum dari cirrhosis (lihat kamus) dan cancer (lihat kamus).

      Hepatitis A dan E biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi. Hepatitis B, C, dan D biasanya disebabkan oleh kontak parenteral (lihat kamus) dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi.

      Cara penularan yang umum diantaranya:
      • Tranfusi darah yang terkontaminasi
      • Melalui peralatan medis yang terkontaminasi, (saat melakukan prosedur medis)
      • Melalui Ibu ke bayinya (Hepatitis B)
      • Diturunkan dari keluarga ke keturunannya
      • Hubungan seksual

      Infeksi akut mungkin hanya akan memunculkan gejala, atau bahkan tidak ada sama sekali. Gejala yang muncul adalah sbb:
      • Jaundis (Mata dan kulit kekuningan)
      • Urin berwarna gelap
      • Kelelahan yang parah
      • Mual, muntah
      • Nyeri perut

      Apa perbedaan dari tiap-tiap tipe virus hepatitis?

      Peniliti telah mengindentifikasi lima virus hepatitis yang unik, yang diidentifikasi sebagai tipe A, B, C, D, dan E. Semua tipe menyebabkan penyakit pada hati, tetapi mereka juga mempunyai perbedaan penting:


      Hepatitis A Virus (HAV), terdapat ada feses dari orang yang terinfeksi. Paling sering ditularkan melalui air dan makanan yang terkontaminasi. Praktik seks tertentu juga dapat menyebarkan HAV. Dalam banyak kasus, infeksi virus ini termasuk ringan. Banyak orang sembuh total dan membentuk sistem imun terhadap HAV yang lebih lanjut. Tetapi bagaimanapun juga, HAV dapat menjadi parah dan mengancam jiwa penderita. Kebanyakan warga yang tinggal di pemukiman yang sanitasinya kurang baik, terinfeksi virus tipe ini. Kabar baiknya, tersedia vaksin yang aman dan efektif untuk mencegah HAV.

      Hepatitis B Virus (HBV), ditularkan melalui kontak dengan darah, air mani, dan cairan tubuh lain yang sudah terinfeksi. HBV juga dapat ditularkan dari ibu kepada bayi saat kelahiran, atau dari keluarga diturunkan pada keturunannya (muncul saat anak-anak). Penularan juga dapat terjadi melalui tranfusi darah yang sudah terkontaminasi HBV, melalui prosedur medis yang melibatkan injeksi yang telah tekontaminasi, dan juga melalui penggunaan narkoba jenis suntikan. HBV juga menimbulkan risiko bagi petugas kesehatan, yang mungkin saja dapat mengalami insiden (terutama jarum suntik) saat merawat pasien yang terinfeksi HBV. Vaksin yang aman dan efektif telah tersedia untuk mencegah HBV.
        
      Hepatitis C Virus (HCV), sebagian besar penularannya adalah melalui kontak dengan darah yang terinfeksi. Hal ini dapat terjadi melalui tranfusi darah yang terkontaminasi HCV, suntikan yang terkontaminasi selama prosedur medis, dan melalui penggunaan narkoba suntikan. Penuluran melalui hubungan seksual juga bisa terjadi, tetapi jarang. Sayangnya, belum ada vaksin untuk HCV.


      Hepatitis D Virus (HDV), infeksi terjadi hanya pada orang yang sudah terinfeksi HBV. Infeksi ganda dari HBV dan HDV akan menyebabkan penyakit yang lebih serius dan akibat yang buruk. Oleh karena itu, vaksin HBV yang efektif sangat diperlukan untuk memberikan perlindungan dari infeksi HDV.

      Hepatitis E Virus (HEV), seperti halnya HAV, virus tipe ini juga ditularkan melalui konsumsi makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. HEV adalah penyebab umum dari wabah hepatitis di negara-negara berkembang. Namun sekarang ini, HEV juga mulai diakui sebagai salah satu penyebab penyakit yang penting di negara maju.


      sumber: WHO

      Rabu, 18 Juli 2012

      Masalah Kesehatan Saat Ramadhan


      Ini adalah artikel lanjutan dari posting sebelumnya. dr Haffejee menjelaskan beberapa masalah kesehatan umum yang mungkin saja muncul di saat Ramadhan (beserta penyebab dan pengobatannya)

      KONSTIPASI

      Konstipasi dapat menyebabkan wasir (haemorrhoid), fisura (tukak berupa retak yang amat sakit pada batas dubur), dan masalah pencernaan yang disertai perut kembung.

      Penyebab: Terlalu banyak mengkonsumsi makanan olahan. Kurang asupan air, dan serat.

      Pencegahan: Hindari makanan olahan yang berlebihan. Banyak minum air, buah, dan sayur (makanan berserat)

      GANGGUAN PENCERNAAN & MASUK ANGIN


      Penyebab: Terlalu banyak makan. Terlalu banyak makan makanan berlemak, makanan pedas, dan makanan lain yang dapat meningkatkan udara di lambung, misalnya: telur, kubis, lentil. Minuman bersoda seperti cola juga dapat menghasilkan udara.

      Pencegahan: Makan secukupnya, jangan berlebihan. Minum air yang cukup, lebih baik lagi jika minum jus buah.



      LESU (berkaitan dengan HIPOTENSI)


      Keringat berlebih, lemah, kelelahan, merasa kekurangan energi, pucat, pusing (khususnya saat bangkit dari duduk atau berbaring), adalah beberapa gejala yang berkaitan dengan tekanan darah rendah (hipotensi). Biasanya muncul sore hari, disaat energi anda sudah terkuras habis saat berpuasa.

      Penyebab: Kurangnya asupan air dan garam

      Pencegahan: Tingkatkan asupan air dan garam, terutama saat sahur

      Perhatian: Tekanan darah rendah hendaknya harus dikonfimasi dengan pembacaan tekanan darah oleh dokter, ketika gejala muncul. Untuk tekanan darah tinggi, saat Ramadhan mungkiin perlu penyesuaian dalam pegobatan. Oleh karena itu konsultasikan dengan dokter anda.

      SAKIT KEPALA


      Penyebab: Penghentian konsumsi kafein dan tembakau, terlalu banyak aktivitas, kurang tidur, dan kelaparan. Biasanya terjadi saat menjelang buka. Jika ditambah dengan tekanan darah rendah, akan menjadi suatu hal yang cukup parah, dan dapat menyebabkan mual-mual menjelang berbuka.

      Pencegahan: Kurangi konsumsi kafein dan tembakau (rokok) perlahan-lahan sejak seminggu atau dua minggu sebelum Ramadhan. Bisa juga diganti dengan teh herbal bebas kafein. Atur jadwal anda saat Ramadhan, agar mendapat waktu tidur yang cukup.

      GULA DARAH RENDAH (HIPOGLIKEMIA)


      Lemah, pusing, kelelahan, kurang konsentrasi, mudah berkeringat, merasa gemetar (tremor), tidak dapat melakukan aktivitas fisik, sakit kepala, dan jantung berdebar-debar adalah gejala gula darah rendah (hipoglikemia)

      Penyebab (bukan penderita diabetes): Mengkonsumsi terlalu banyak gula yakni karbohidrat olahan, khususnya disaat sahur. Akhirnya di saat menjalani puasa, tubuh memproduksi banyk insulin sehingga kadar gula darah drop.

      Pencegahan: Batasi makanan atau minuman yang mengandung gula disaat sahur. Disarankan untuk mengkonsumsi karbohidrat kompleks.

      Perhatian: Penderita diabetes mungkin membutuhkan perubahan dalam pengobatannya. Oleh karena itu konsultasikan ke dokter.

      KRAM OTOT

      Penyebab: Tidak tercukupinya asupan kalsium, magnesium, dan potassium

      Pencegahan: Makan makanan yang kaya mineral tersebut (Ca, Mg, K). Misalnya: sayur, buah, susu, daging, dan biji-bijian.

      Perhatian: Kasus kram otot pada penderita hipertensi atau batu ginjal, hendaknya segera konsultasikan ke dokter.


      TUKAK LAMBUNG, MULAS, GASTRITIS, & HERNIA HIATUS

      Meningkatnya tingkat asam dalam perut yang kosong akan memperburuk keadaan di atas. Hal ini mengakibatkan rasa mulas pada area lambung di bawah rusuk dan dapat menjalar ke tenggorokan. Makanan pedas, kopi, dan cola dapat memperburuk kondisi.

      Ada pengobatan yang dapat membantu anda mengontrol asam lambung. Tetapi bagi penderita tukak lambung, atau hernia hiatus sebaiknya segera konsultasi dengan dokter sebelum Ramadhan.

      BATU GINJAL


      Batu ginjal dapat terjadi pada orang yang kurang minum. Oleh karena itu minum air dengan jumlah cukup sangat penting, untuk mencegah terbentuknya batu ginjal.

      NYERI SENDI


      Penyebab: Selama Ramadhan, ibadah sholat biasanya ditingkatkan (sholat sunnah), karena itu tekanan pada sendi di lutut juga meningkat. Pada orang lanjut usia dan penderita arthritis, hal ini dapat menyebabkan nyeri, kekakuan, pembengkakan, dan rasa tidak nyaman.

      Pencegahan: Menurunkan berat badan, sehingga lutut tidak harus bekerja ekstra keras. Latih anggota badan bagian bawah khususnya sebelum Ramadhan, sehingga dapat dipersiapkan untuk beban tambahan. Berolahraga secara teratur juga dapat menyehatkan tubuh, dengan tubuh yang sehat anda dapat menjalankan ibadah dengan lancar.

      Marhaban ya Ramadhan ...

      Semoga bermanfaat, salam Hoki !
      sumber: islam101.com


      Senin, 09 Juli 2012

      Seputar Miopi (Rabun Jauh)

      Kebetulan saya juga menderita miopi. Dimulai ketika saya kelas 4 SD hingga sekarang. Sering saya berpikir bagaimana caranya mengembalikan penglihatan saya seperti sedia kala. Biarlah waktu yang menjawab. Yakinlah suatu hari nanti akan ditemukan pengobatan mutakhir untuk miopi, semoga ...

      Oke, sambil menunggu, mari kita simak beberapa pertanyaan yang sering muncul seputar miopi:

      Apa Itu Rabun Jauh (Myopia) ?

       Rabun jauh atau miopia (sebutan medis), adalah kondisi dimana visi pada objek yang dekat umumnya terlihat jelas, tetapi pada objek yang jauh terlihat kabur dan tidak pada fokus yang tepat.


      Mengapa rabun jauh bisa terjadi ?

      Myopia mechanism
       Ketika bola mata terlalu panjang atau kornea terlalu melengkung, cahaya yang masuk ke mata tidak bisa difokuskan dengan baik. Faktor keturunan biasanya berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan mata.
      Beberapa bukti mendukung teori bahwa rabun jauh juga bisa disebabkan oleh ketegangan mata saat melihat terlalu dekat.

      Seberapa umumkah rabun jauh?

      Myopia in children
       Rabun jauh adalah kondisi penglihatan yang sangat umum di dunia. Biasanya terjadi pada anak-anak usia sekolah. Rabun jauh umumnya berkembang sebelum seseorang berumur 20 tahun.

      Bagaimana diagnosisnya?

      Distance vision test
      Rabun jauh pada anak-anak biasanya mudah diketahui, karena mereka biasanya akan mengeluh tidak bisa melihat tulisan di papan tulis dengan jelas, mempunyai masalah dalam melihat pada jarak jauh (menonton tv dsb.) Pemeriksaan optometrik yang komprehensif akan mendeteksi rabun jauh.

      Bagaimana cara mengobati rabun jauh?

      Contact lens usage

      Kacamata atau lensa kontak dapat diresepkan untuk memperbaiki rabun jauh dan membantu anda agar dapat melihat lebih jelas. Lensa dapat membuat cahaya terfokus pada mata, tetapi tidak dapat menyembuhkan rabun jauh. Anda mungkin hanya membutuhkannya untuk kegiatan tertentu seperti menonton televisi atau mengendarai mobil.

      Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pilihan operasi pengubahan kornea untuk mengurangi rabun jauh telah dikembangkan.

      Termasuk prosedur yang disebut radial keratotomy (RK) dan photorefractive keratectomy (PRK). Ada juga prosedur yang disebut dengan orthokeratology yang menggunakan serangkaian lensa kontak kaku untuk mengubah kelengkungan kornea. Hal ini akan memperbaiki penglihatan seseorang dengan rabun jauh, untuk jangka waktu yang signifikan.

      Bagaiman rabun jauh mempengaruhi gaya hidup?

      lifestyle
       Kebanyakan orang dapat beradaptasi dengan baik dalam menggunakan kaca mata atau lensa kontak. Untuk mereka yang merasa kalau kaca mata mempengaruhi penampilan atau mengganggu aktivitas mereka, lensa kontak, orthokeratology, atau operasi refraktif akan memberi pilihan untuk gaya hidup dan penglihatan yang mereka inginkan. Pada beberapa kasus, rabun jauh yang parah dapat membatasi seseorang dalam memilih pekerjaan.

      sumber: American Optometric Association

      Minggu, 01 Juli 2012

      Hipotensi - Tekanan Darah Rendah

      Tekanan darah rendah atau hipotensi terjadi ketika tekanan darah saat jantung berdetak jauh lebih rendah dari biasanya. Ini berarti organ tubuh seperti jantung, otak dan yang lain tidak mendapat suplai darah yang cukup

      PENYEBAB

      Batas tekanan darah yang rendah pada seseorang, mungkin normal untuk yang lain. Tekanan darah paling normal berada pada kisaran 90/60 mmHg hingga 130/80 mmHg. Tetapi jika terjadi penurunan secara signifikan (bahkan hingga 20 mmHg), dapat menyebabkan masalah untuk kebanyakan orang.

      Ada 3 tipe utama dari hipotensi:
      • Hipotensi ortostatik, termasuk hipotensi ortostatik postprandial.
      • Neurally Mediated Hypotension (NMH)
      • Hipotensi parah, disebabkan oleh syok (kehilangan darah secara tiba-tiba), infeksi, atau reaksi alergi yang parah

      Hipotensi ortostatik disebabkan oleh perubahan posisi tubuh yang tiba-tiba. Paling sering ketika beralih dari berbaring ke berdiri. Hipotensi tipe ini biasanya hanya berlangsung dalam beberapa detik atau menit. Jika hipotensi tipe ini terjadi setelah makan, maka disebut hipotensi ortostatik postprandial. Tipe ini biasanya dialami oleh orang dewasa usia tua, mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, dan orang dengan penyakit parkinson.

      NMH sering dialami oleh orang dewasa usia muda dan anak-anak. Hipotensi ini juga terjadi ketika seseorang berdiri terlalu lama.

      Hipotesi bisa disebabkan oleh obat-obatan, seperti:
      • Alkohol
      • Obat pereda gelisah
      • Anti depresan jenis tertentu
      • Diuretik
      • Obat jantung, termasuk obat hipertensi dan jantung koroner
      • Obat yang digunakan dalam pembedahan
      • Obat penghilang rasa sakit
      Penyebab lainnya:
      • Diabetes yang parah
      • Anaphylaxis (respon pada alergi yang membahayakan)
      • Perubahan ritme jantung (Arrhythmias)
      • Dehidrasi
      • Pingsan
      • Serangan jantung
      • Gagal jantung
      • Syok (Akibat dari infeksi parah, stroke, anaphylaxis, kehilangan darah, atau serangan jantung)
      GEJALA
      Gejala Hipotensi - Pusing

      Gejala yang mungkin muncul:
      • Pandangan kabur
      • Pusing
      • Bingung
      • Pingsan
      • Mengantuk
      • Badan lemah, lemas
      • Kepala terasa ringan, berputar
      DIAGNOSIS

      Dokter akan memeriksa anda, dan mencari penyebab munculnya tekanan darah rendah anda. Tanda-tanda vital (suhu, nadi, laju pernafasan, tekanan darah) akan diperiksa.

      Dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan seperti:
      • Berapa tekanan darah normal anda?
      • Obat-obatan apa saja yang anda konsumsi?
      • Apakah pola makan anda normal?
      • Penyakit, kecelakaan, atau cedera yang diderita baru-baru ini?
      • Gejala lain yang anda alami?
      • Apakah anda sempat mengalami pingsan dan merasa kurang waspada?
      • Apakah anda pusing dan kepala terasa ringan saat berdiri atau duduk setelah berbaring?
        
      PENGOBATAN

      Hipotensi pada orang yang sehat dan tidak menimbulkan masalah kesehatan, biasanya tidak memerlukan pengobatan.

      Jika muncul tanda atau gejala hipotensi, anda mungkin memerlukan pengobatan. Tentu pengobatannya disesuaikan dengan penyebab hipotensi anda. Hipotensi parah yang disebabkan oleh shock adalah keadaan darurat medis. Anda mungkin akan diberi suplai darah tambahan melalui jarum (IV), obat-obatan untuk meningkatkan tekanan darah dan kekuatan jantung, serta obat-obatan lain seperti antibiotik.


      Jika hipotensi ortostatik anda disebabkan oleh efek obat, dokter akan merubah dosis obat, atau menggantinya dengan obat yang berbeda. JANGAN berhenti mengkonsumsi obat apapun sebelum berbicara dengan dokter anda. Penanganan yang lain untuk hipotensi ortostatik adalah meningkatkan cairan tubuh untuk mengatasi dehidrasi atau memakai selang elastis untuk meningkatkan tekanan darah pada bagian bawah tubuh.


      Mereka dengan NMH harus menghindari pemicu, seperti berdiri dengan jangka waktu yang lama. Perlakuan lainnya adalah dengan minum banyak cairan dan meningkatkan asupan garam (Tanyakan pada dokter, mungkin ada rekomendasi khusus). Pada kasus yang berat, obat-obatan seperti fludrokortison dapat diresepkan.

      PROGNOSIS

      (Prognosis adalah suatu prediksi terhadap kemungkinan perjalanan dan akibat suatu penyakit)

      Tekanan darah rendah biasanya dapat diobati dengan sukses.

      KOMPLIKASI YANG MUNGKIN TERJADI

      Pingsan
      • Syok
      • Cedera akibat jatuh ketika pingsan
      Jatuh, sangat berbahaya khususnya untuk orang lanjut usia. Jatuh akan mengakibatkan cedera seperti patah tulang. Juga dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang.


      Hipotensi berat akan membuat tubuh kekurangan oksigen, yang dapat merusak jantung, otak, dan organ lain. Hipotensi jenis ini dapat membahayakan jiwa jika tidak segera ditangani.


      KAPAN MENGHUBUNGI TENAGA MEDIS?


      Bila anda mengalami gejala penurunan tekanan darah, anda hendaknya segera duduk atau berbaring dengan mengangkat kaki hingga berada di atas permukaan jantung. 


      Jika tekanan darah rendah menyebabkan seseorang pingsan (tidak sadar), segera cari pertolongan medis. Jika orang tersebut tidak bernapas dan nadi tidak terasa, segera mulai CPR.


      Segera hubungi dokter bila gejala berikut muncul:
      • Tinja berwarna hitam atau marun
      • Nyeri dada
      • Pusing, kepala terasa ringan
      • Pingsan
      • Demam diatas 101 Fahrenheit (Sekitar 38 C)
      • Denyut jantung tidak teratur
      • Napas pendek (tersengal-sengal)
      PENCEGAHAN

      Jika anda memiliki tekanan darah rendah, dokter dapat merekomendasikan langkah-langkah tertentu untuk mencegah atau mengurangi gejala. Ini mungkin termasuk:
      • Menghindari alkohol
      • Menghindari situasi yang memaksa anda berdiri terlalu lama (bagi penderita NMH)
      • Minum cukup cairan
      • Berdiri dengan perlahan setelah duduk atau berbaring
      • Menggunakan stoking kompresi untuk meningkatkan tekanan darah di kaki
      Compression stocking

      Sumber: US National Libray of Medicine (NLM)

      Rabu, 27 Juni 2012

      Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

      Hipertensi adalah suatu istilah yang menjelaskan tentang tekanan darah tinggi. Tekanan darah adalah ukuran kekuatan darah terhadap dinding arteri saat jantung memompa darah ke seluruh bagian tubuh.

      Pembacaan tekanan darah biasanya disajikan dalam bentuk dua buah angka, misalnya 120 per 80 (ditulis 120/80 mmHg). Angka yang berada di atas disebut tekanan darah sistolik, dan yang bawah adalah tekanan darah diastolik. Sistolik adalah fase kontraksi dan diastolik adalah fase istirahat jantung.
      • Tekanan darah normal adalah ketika tekanan darah sekitar dan di bawah 120/80 mmHg dalam jangka waktu yang lama
      • Tekanan darah tinggi (Hipertensi) adalah ketika tekanan darah 140/90 ke atas, dalam jangka waktu yang lama
      • Jika tekanan darah berada di antara 120/80 dan 140/90, disebut sebagai pre-hipertensi.
      Jika anda memiliki masalah pada jantung atau ginjal, atau mungkin stroke, dokter mungkin akan menyarankan anda agar mengontrol tekanan darah hingga tingkatan di bawah orang normal.



        PENYEBAB


        Beberapa faktor yang mempengaruhi tekanan darah:
        • Berapa banyak air dan garam pada tubuh anda.
        • Kondisi ginjal, sistem saraf, dan pembuluh darah
        • Tingkatan dari beberapa hormon yang berbeda
        Saat usia anda bertambah, ada kemungkinan tekanan darah anda juga akan meninggi. Ini dikarenakan pembuluh darah bertambah kaku seiring pertambahan usia. Dan ketika itu terjadi, maka tekanan darah akan meningkat. Tekanan darah tinggi memperbesar kemungkinan terserang stroke, serangan jantung, gagal jantung, gangguan ginjal, bahkan kematian di usia muda.

        Anda lebih berisiko terkena hipertensi, jika:
        •  Seorang Afro-Amerika
        •  Obesitas
        • Sering stres dan gelisah
        • Minum alkohol terlalu banyak
        • Mengkonsumsi garam terlalu banyak
        • Punya riwayat hipertensi dalam keluarga
        • Penderita diabetes
        • Perokok
        Tapi hingga saat ini masih belum ditemukan penyebab pasti dari hipertensi (essential hypertension). Hipertensi yang disebabkan oleh kondisi medis lain atau pengobatan disebut hipertensi sekunder. Hipertensi sekunder bisa disebabkan oleh:
        • Penyakit ginjal kronis
        • Kelainan pada kelenjar adrenal (pheochromocytoma atau Cushing syndrome)
        • Hamil (Preeklampsia)
        • Obat-obatan seperti pil KB, pil diet, beberapa obat demam, dan obat migrain
        • Penyempitan pada arteri yang memasok darah ke ginjal (stenosis arteri renalis)
        • Hyperparathyroidism (Produksi berlebih hormon paratiroid oleh kelenjar paratiroid)
        GEJALA

        Biasanya tidak memunculkan gejala. Sebagian besar pasien bahkan baru mengetahui adanya hipertensi saat mereka checkup atau kontrol ke dokter.

        Karena tidak ada gejala, seseorang dapat mengidap penyakit jantung dan ginjal yang terus berkembang, tanpa mengetahui kalau mereka memiliki tekanan darah tinggi. Tentunya kondisi ini membahayakan.

        Jika anda mengalami sakit kepala yang parah, mual atau muntah, kebingungan, gangguan pada penglihatan, atau mimisan, mungkin anda mengalami hipertensi yang parah dan berbahaya, yang disebut malignant hypertension.

        DIAGNOSIS

        Dokter akan mengecek tekanan darah anda beberapa kali sebelum mendiagnosis anda dengan hipertensi. Adalah normal jika tekanan darah anda berubah-ubah, tergantung dari kondisi di waktu tersebut.

        Dokter akan melakukan tes fisik untuk mendeteksi apakah ada tanda-tanda penyakit jantung, gangguan pada mata, dan perubahan-perubahan fisik anda yang lain.

        PENGOBATAN

        Tujuan dari pengobatan hipertensi adalah menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi risiko terjadinya komplikasi. Jika anda mengalami pre-hipertensi, dokter akan merekomendasikan agar anda mengubah gaya hidup. Obat-obatan jarang digunakan dalam pengobatan pre-hipertensi.

        Hal-hal yang dapat anda lakukan untuk mengontrol tekanan darah:
        • Makan makanan yang sehat, kaya potassium dan serat. Dan juga banyak minum air.
        • Olahraga secara teratur - minimal latihan aerobik selama 30 menit tiap hari.
        • Berhenti merokok
        • Batasi atau bahkan hilangkan konsumsi alkohol
        • Batasi konsumsi natrium (garam) - kurang dari 1500 mg per hari
        • Kurangi stres, jauhi faktor-faktor yang dapat menyebabkan stres. Bisa mencoba yoga atau meditasi
        • Pertahankan berat badan ideal.
        Dokter akan membantu anda menyusun program untuk menurukan berat badan, menghentikan konsumsi rokok, dan juga program olahraga. Anda juga bisa meminta bantuan dari ahli diet untuk mengatur pola makan yang sehat.

        Banyak jenis obat yang digunakan untuk mengobati hipertensi. Tetapi biasanya satu jenis obat tidak cukup untuk mengontrol tekanan darah, anda butuh dua atau lebih obat.

        PENTING: Anda hendaknya hanya mengkonsumsi obat yang diresepkan dokter. Jika mengalami efek samping, anda bisa beritahu dokter. Dokter dapat mengganti obat yang lebih cock untuk anda.

        KOMPLIKASI YANG MUNGKIN TERJADI

        Jika hipertensi tidak dikontrol dengan baik, akan memperbesar risiko:
        • Perdarahan pada aorta (pembuluh darah besar yang mensuplai darah ke abdomen, pelvis, dan kaki)
        • Penyakit ginjal kronis
        • Serangan Jantung atau Gagal jantung
        • Kurangnya suplai darah ke kaki
        • Stroke
        • Gangguan penglihatan
        KAPAN HARUS KE DOKTER ?


        Jika mempunyai hipertensi, baiknya anda melakukan pertemuan rutin dengan dokter. Bahkan meskipun anda tidak didiagnosis hipertensi. Mengecek tekanan darah secara rutin sangat penting, apalagi bagi anda yang mempunyai riwayat hipertensi di keluarga.

        PENCEGAHAN

        Orang dewasa (berusia 18 tahun ke atas) disarankan untuk mengecek tekanan darahnya secara rutin. Gaya hidup yang sehat dapat mengontrol tekanan darah pada kisaran normal. Ikuti saran dari dokter.

        REFERENSI

        Goldstein LB, Bushnell CD, Adams RJ, Appel LJ, Braun LT, Chaturvedi S, et al. Guidelines for the primary prevention of stroke: a guideline for healthcare professionals from the American Heart Association/American Stroke Association. Stroke. 2011 Feb;42:517-84.

        Kaplan NM. Systemic hypertension: Treatment. In: Bonow RO, Mann DL, Zipes DP, Libby P, eds. Braunwald's Heart Disease: A Textbook of Cardiovascular Medicine. 9th ed. Philadelphia, Pa: Saunders Elsevier; 2011:chap 46.

        Victor, RG. Systemic hypertension: Mechanisms and diagnosis. In: Bonow RO, Mann DL, Zipes DP, Libby P, eds. Braunwald's Heart Disease: A Textbook of Cardiovascular Medicine. 9th ed. Philadelphia, Pa: Saunders Elsevier; 2011:chap 45.