Tampilkan postingan dengan label Tanya Jawab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanya Jawab. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Mei 2012

Bagaimana Jika Rahim Turun? Apakah Itu Hernia?


Tanya:

Dok, saya baru saja melahirkan selama 2 bulan secara normal. Ternyata pada lubang senggama saya terdapat seperti usus/rahim turun terkadang bisa muncul keluar. Ini termasuk hernia apa? Kenapa bisa terjadi? Apakah dapat mengganggu saat berhubungan suami istri? Adakah cara pengobatan selain operasi? Tq.Tania.

Jawab:



Rahim merupakan organ wanita yang terletak persis di atas vagina, antara vagina dengan rahim dihubungan dengan mulut rahim. Jadi ujung rahim yang masuk ke organ vagina disebut mulut rahim.
Pada beberapa wanita, terutama yang melahirkan lebih dari dua kali ada kemungkinan mengalami rahim turun atau disebut prolaps uteri.
Hal ini bisa diketahui oleh wanita tersebut ketika buang air besar atau jongkok saat buang air kecil terasa ada yang mengganjal di vagina. dengan pemeriksaan sederhana oleh dokter bisa diketahui apakah terdapat rahim turun atau tidak.
Penanganannya, silakan berobat ke dokter spesialis kandungan (SpOG), nanti akan ditentukan apakah akan dipasang cincin (ring) penyangga mulut rahim, atau harus dilakukan operasi. Biasanya dicoba dulu dengan pemasangan ring penyangga mulut rahim yang turun agar tidak keluar melalui vagina.
Jika melakukan hubungan suami isteri tentu akan terganggu karena di vagina terdapat mulut rahim, dan suami biasanya akan merasa terganggu karena tidak bisa menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
Jadi silakan segera hubungi dokter spesialis kandungan terdekat.

Sabtu, 19 Mei 2012

Bisakah Cuci Darah ‘Ditawar’ Jadi’ Seminggu Sekali?


Tanya:

Dok,Saya Ingin Mengajukan beberapa pertanyaan lagi seputar gagal Ginjal yang sedang menjalani Hemodialisis :

1.Saya Menjalani Hemodialisi 1 minggu 2 kali,pertanyaannya,Apakah mungkin Dok saya bisa menjalani HD=Cuci darah 1 minggu sekali?
2.Dok,apakah yang menyebabkan pasien gagal ginjal mengalami gatal2 dan kulit yang mengering,apakah itu pasti dialami oleh penderita gagal ginjal?
3.Dok,sekarang saya punya Jatah mengkonsumsi air sebanyak 800ml utk minum 200ml buat buah dan makanan berkuah,(itu berdasarkan krn saya msh bisa mengeluarkan urin,dlm 1 hari kira2 50ml tetapi bila saya melebhi kapasitas yg diberikan,kaki saya tdk bengkak dan saya pun tidak sesak,apakah itu menandakan 3 ginjal berikut ginjal transplan yg gagal msh berfungsi dok?
4.Dok..,apa yang bisa menyebabkan pasien gagal ginjal yang sedang menjalani Hemodialisis kondisinya menjadi tambah buruk?
5.Dok,apakah pasien hemodialisi bisa kena penyakit Jantung,krn ada bbrp pasien yg saya liat mereka kalau ditarik air+racunnya kecepatannya melebihi 150 terkadang mengeluh jantungnya sakit,dan apa betul pasien HD hanya boleh naik tidak lbh dari 3kg?
Demikian Pertanyaan saya ini,Semoga Dokter bisa membantu permasalahan saya,dan bisa membantu saya dalam mengambil suatu tindakan yang tepat. Terima Kasih! wass…..

Jawab:



1. Tergantung evaluasi klinis dan laboratorium (ureum kreatinin darah). Bila dokter yang mengawasi hemodialisis melihat ada peningkatan perbaikan klinis dan laboratorium, ada kemungkinan hemodialisis bisa dilakukan 1 minggu sekali. Tapi keputusan ini ada di dokter yang merawat lho, bukan oleh kita pasien.
2. Biasanya memang demikian, karena kadar ureum yang tinggi akan terkumpul juga di lapisan kulit. Pasien dengan gagal ginjal sering mengalami dehidrasi intraseluler, termasuk dehidrasi di sel kulit kita. Sehingga kulit pasien cenderung kering. Cara mengatasinya sering sering diberikan lotion baby oil..
3. Ya, sangat mungkin ketiga ginjal berfungsi dengan baik, karena biasanya kalau kelebihan cairan yang kita konsumsi, akan mudah menimbulkan sesak nafas, atau kaki bengkak. Akan tetapi mungkin juga kompensasi ginjal anda terhadap kelebihan cairan masih baik, sehingga tidak timbul sesak dan kaki bengkak.
4. Biasanya karena faktor penyakit penyerta. Misalnya ada diabetes Mellitus, Penyakit Jantung Iskemik, Kelebihan asam urat, kolesterol, triglliserid, kegemukan. Bila tidak ada faktor penyakit penyerta tersebut biasanya tidak tambah buruk.
5. Sangat bisa, terutama kalau hipertensi dan gula darahnya tidak terkontrol. Tapi kalau terkontrol ya aman-aman saja.
Betul pasien hemodialisis sebaiknya tidak naik berat badannya karena akan mempengaruhi hasil hemodialisis. Jadi tidak boleh kegemukan dan naik berat badan lebih dari 3 kg.
Demikian jawaban saya, Semoga  bisa membantu anda dalam mengambil suatu tindakan yang tepat.

Jumat, 18 Mei 2012

Bagaimana Solusi Terbaik untuk Pembesaran Jantung?


Tanya:

Selamat pagi dok, perlu diketahui saya ini sedang mengikuti tes untuk bekerja di Malaysia, dan perlu mengikuti medical check up (MCU). Hasilnya: golongan darah AB, tekanan darah rendah, BB/TB:78Kg/167cm, pada tes terdahulu, hasil MCU saya semua negatif, hanya saja pada X-ray pertama saya didiagnosa memiliki flex paru, kemudian X-ray kedua didiagnosa kardiomegali. Kedua hasil X-ray ini membuat saya berpikir untuk mengurungkan niat saya bekerja, karena memiliki kardiomegali (pembesaran jantung).

Apa mungkin ini ada hubungannya dengan paru dan kondisi jantung saya? Bisakah dokter menjelaskan apa kemungkinan itu ada?

Saya sempat merasa khawatir karena kedua orang tua saya telah meninggal karena ada masalah dengan jantung. Ibu meninggal karena penyakit jantung rematik dan kanker rahim. Ayah meninggal karena komplikasi jantung dengan batu ginjal. Kedua hal ini merisaukan saya, mungkinkan menurun pada saya (bawaan) dan karena saya sedang mengikuti tes TKI saya menjadi sedikit khawatir dengan diagnosa saya itu.

Saya sangat mengharapkan solusi dokter, kegiatan apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk saya, dan amankah bila saya ingin menurunkan berat badan? Perlu diketahui pula, saya memang kalau bernapas agak sedikit sesak dan pendek-pendek, bila melakukan kegiatan fisik yang agak berat suka terengah-engah dan capek. Terkadang saya juga suka merasa demam, dada agak pegal. Apa ini juga mengindikasikan pembesaran jantung?

vdziera@*****.com

Jawab:



Jantung kita merupakan salah satu organ tubuh yang luar biasa. Setiap saat berdenyut untuk memompa darah agar mengalir ke seluruh tubuh tanpa berhenti sedetikpun sejak bayi di dalam kandungan sampai kita meninggal dunia.

Dalam keadaan normal, jantung mampu memenuhi kebutuhan tubuh untuk menjalankan metabolisme secara wajar. Akan tetapi pada keadaan dimana metabolisme meningkat seperti: pada waktu kita sedang bekerja keras, berolahraga yang memeras keringat, pada penyakit hipertiroid (gondok), beraktifitas yang melebihi kebiasaan, maka jantung akan melakukan kompensasi dengan meningkatkan frekuensi denyut jantung. Selanjutnya apabila metabolisme tubuh kembali normal, maka jantung pun akan kembali ke keadaan normal.

Namun, kompensasi yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan jantung mengalami dekompensasi jantung (dekompensasi kordis). Gejala dari jantung yang mengalami dekompensasi jantung (sering disebut juga sebagai payah jantung) adalah nafas menggeh-menggeh (sesak nafas), baru beraktifitas yang meningkat sedikit sudah sesak nafas, berdebar-debar, nyeri dada, mual, perut kembung, dan kedua tungkai menjadi bengkak, atau perut membuncit karena ada penumpukan cairan di rongga perut akibat aliran darah yang kembali ke jantung tidak mampu diterima jantung secara sempurna.

Jantung yang mengalami dekompensasi akan membesarkan diri (bilik jantung yang sebelah kiri, yang biasa untuk memompa darah ke seluruh tubuh) akan membesar, sehingga terjadilah pembesaran jantung kiri (hipertrofi ventrikel kiri, atau kardiomegali).

Pada pasien dengan sakit paru kronis (yang berlangsung lama) seperti TBC, PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronik) pada sebagian pasien akan mengalami pembesaran jantung kanan (hipertrofi ventrikel kanan, pembesaran bilik kanan). Pasien dengan hipertensi yang berlangsung lama, juga akan menyebabkan pembesaran jantung kiri (hipertrofi ventrikel kiri).

Pasien dengan kegemukan juga mempermudah terjadinya pembesaran jantung, karena jantung harus memompa darah ke seluruh permukaan tubuh yang luas (akibat kegemukan).

Pembesaran jantung dapat dilihat dengan pemberiksaan elektrokardiografi (EKG=rekaman jantung) dan foto rontgen dada.

Jantung yang sudah terlanjur mengalami pembesaran seringkali tidak dapat mengecil kembali mendekati normal, walaupun beban jantung sudah dikurangi.

Oleh sebab itu, langkah yang tepat untuk mengatasi pembesaran jantung yang sudah terjadi adalah:

1. Batasi aktifitas yang melelahkan jantung: jangan bekerja terlalu lelah, jangan menforsir diri, olahraga teratrur dan terukur.

2. Bila kegemukan, harus mengurangi berat badan dengan jalan antara lain: kurangi konsumsi karbohidrat, tingkatkan pembakaran lemak dengan berolahraga.

3. Bila ada hipertensi, sebaiknya selalu mengendalikan peningkatan tekanan darah dengan diit batasi garam, olahraga teratur dan terukur, serta minum obat antihipertensi yang telah dipilihkan oleh dokter.

4. Bila jantung telah mengalami dekompensasi kordis, harus mengkonsumsi obat khusus untuk penguat otot jantung, obat untuk mengurangi jumlah cairan di dalam tubuh, dan obat untuk menekan frekuensi jantung.

5. Apapbila ada penyakit TBC harus segera diatasi dengan pengobatan teratur minimal 6 bulan pengobatan.

Demikian, semoga bermanfaat.

Kamis, 17 Mei 2012

Kenapa Detak Jantung Saya Aneh?


Tanya:

Salam, dok, sebelumnya terimakasih atas infonya mengenai web ini di blog saya. Kebetulan bisa konsultasi dengan dokter langsung. Saya sudah lama ingin bertanya mengenai penyakit saya ini. Saya juga tidak tau apakah ini penyakit apa bukan. Semoga saja bukan.
Begini, setiap kali saya periksa kesehatan, dan dokter si pemeriksa memeriksa detak jantung saya. Si dokter mengatakan detak saya ada satu satu waktu berhenti sejenak ,beberapa detik gitu.

Saya disarankan cek jantung disalahsatu klinik. Dan hasilnya disuruh dibawa ke dokter jantung. Tapi sampai sekarang saya belum berani, dan belum berkesempatan juga. hasil klinik mengatakan hampir sama dengan perkataan si dokter. Nah, dok, mohon penjelasannya, apakah ini berbahaya buat saya? Karena selama ini saya masih merasa baik-baik saja. Terimakasih dok.

Aisyah Muna

Jawab:



Jantung kita berfungsi sebagai alat pemompa darah ke seluruh tubuh. Untuk dapat bekerja dengan baik , maka jantung harus berdenyut secara teratur 60-80 kali permenit. supaya jantung dapat berdenyut dengan teratur, maka ada pusat listrik jantung yang terdapat di nodus sinoaurikularis di daerah atrium kiri (bagian atas jantung).

Pada sebagian pasien irama listrik tidak berjalan sebagaimana mestinya, ada yang berirama lambat (bradikardi) ada yang berirama cepat (takikardi). Ada yang berirama tambahan (ventrikel ekstra sistole), ada juga yang agak tidak beraturan (atrial fibrilasi dengan respon normal atau respon cepat).

Pada keadaan awal, irama yang tidak teratur tadi tidak menimbulkan masalah, karena jantung masih mampu melakukan kompensasi untuk tetap bekerja secara normal.

Lama kelamaan apabila beban fisik dan psikis kita meningkat, akan menimbulkan dekompensasi (jantung tidak bisa menyeseuaikan lagi dengan irama yang tidak semestinya). Akibatnya timbul gejala sesak nafas, tungkai bengkak, perut membuncit, berdebar-debar, dan kadang memerlukan perawatan sampai di ICCU (intensive care coroner unit).

Untuk itu mumpung masih tahap awal, sebaiknya diperiksakan secara teliti ke dokter spesialis jantung, atau ke dokter spesialis penyakit dalam untuk dilakukan pencarian penyebabnya dan kemungkinan cara pengobatan dini yang lebih pas.
Oke. Jangan takut. pasti ada jalan keluarnya.

Rabu, 16 Mei 2012

Infeksi TB pada Anak yang Sudah Imunisasi BCG


Tanya:
Kami mendapatkan pasien dengan diagnosa TB  kelenjar pada anak umur 8tahun yang sudah diimunisasi BCG dan ditemukan scar bekas BCG pada lengan kanan. Mohon penjelasan  mengenai perlindungan BCG terhadap pasien ini.

Terima kasih,
dheena_n_99@****.com

Jawab:


Imunisasi TB pada anak-anak mampu melindungi anak tersebut sampai 90% terhadap kemungkinan terserang TB paru atau TB kelenjar. Sisanya yang 10% tetap ada kemungkinan untuk terserang TB paru atau TB kelenjar.

Jadi usaha untuk imunisasi TB (BCG) sudah bagus. Ternyata masih juga terserang TB kelenjar ya masih dapat diobati dengan baik.
Jadi tetaplah berobat ke dokter keluarga untuk mengatasi TB kelenjarnya.

Selasa, 15 Mei 2012

Kenapa Pilek Tak Kunjung Sembuh?


Tanya:

Saya punya anak lelaki usia 10 thn.Sepanjang hari sepertinya Dia terus menerus pilek ( hidung berair ) dan sering disertai batuk berdahak. Dan anak saya juga punya asma, bahkan kalau tidur malam hari dia sering mengeluarkan bunyi seperti orang sesak. Tolong Dok…. obat apa yang cocok untuk dia ? Saya suka sedih melihat dan mendengar keadaannya, terutama sekarang – sekarang ini, penyakitnya sedang kambuh.

Jawab:

Pilek yang dikeluhkan sepanjang hari dan terus menerus bisa disebabka oleh antara lain: Rinitis alergika (alergi karena udara dingin, debu, asap, atau kelelahan), atau bisa juga disebabkan oleh tulang hidung yang bengkok (tidak lurus sebagaimana mestinya), atau bisa karena ada sinusitis (radang di daerah sinus/ rongga di sekitar tulang hidung).

Kebetulan ananda juga menderita sakit asma, kalau ada asma biasanya keluhan pileknya disebabkan oleh rinitis alergika. Sebab pasien asma seringkali juga menderita rinitis alergika (radang di hidung akibat alergi).
Untuk mengetahui lebih jelas apa penyakit ananda disarankan segera berobat ke dokter spesialis THT, untuk dievaluasi secara lebih teliti apa yang menyebabkan pilek yang tidak kunjung sembuh.

Bila benar pileknya karena rinitis alergika, maka langkah pencegahan yang bisa diambil untuk menghindari terjadinya pilek tersebut adalah dengan berusaha menghindari keadaan yang memudahkan munculnya alergi, seperti menghindari udara dingin, jauhi debu atau tempat yang mudah menyimpan debu rumah seperti kursi sofa, kasur tradisional, karpet, juga dihindari terjadinya kelelahan baik fisik maupun psikis.

Jadi, segera periksakan ke dokter spesialis THT terdekat ya.

Senin, 14 Mei 2012

Bagaimana Jika Pasien Gagal Ginjal Transplantasi 2 Kali?


Tanya:

Dok, saya pasien gagal ginjal,umur saya  25th,saya sudah mengalami sakit ginjal selama 20thn.  Saya juga pasien transplan, tapi hanya bertahan 3thn,dan sekarang saya sudah 2thn menjalani HD. Sekarang kondisi saya dalam keadaan lumayan baik untuk pasien gagal ginjal yang ke 2. Kalsium saya bagus, albumin baik dan HB saya 9.

Ada beberapa pertanyaan yang saya ingin tanya ke dokter :

1.Sampai sekarang saya dianjurkan utk menggunakan suntikan Recormon 5000,Zemplar,Vit C 400mg dan Nefrofer smua ini hanya 1 minggu skali,apakah suntikan ini wajib  saya gunakan selama saya masih HD dok..?

2.Saya berencana untuk transplantasi yang ke 2 kalinya, apakah bisa sebaik transplantasi yang pertama dok?

3.Apakah ada alternatif lain dok yang bisa saya jalani seandaikan saya tidak transplantasi lagi?

Sekian pertanyaan dari saya,sekiranya dokter bisa membantu masalah saya ini, Terima kasih.

Wass.

Rian

Jawab:

Luar biasa perjuangan yang harus dilakukan oleh Sdr Rian. Dengan ketekunan dan kesabaran bisa menjalani hidup dengan ginjal yang pernah ditransplantasi dan sekarang cuci darah secara teratur.

1. Sampai sekarang saya dianjurkan utk menggunakan suntika Recormon 5000,Zemplar,Vit C 400mg dan Nefrofer smua ini hanya 1 minggu skali,apakah suntikan ini wajib  saya gunakan selama saya masih HD dok..?

Pasien dengan Gagal Ginjal (Penyakit Ginjal Kronik) akan mengalami kerusakan diginjalnya, padahal salah satu fungsi ginjal adalah menghasilkan hormone eritropoetin (hormon yang diperlukan dalam pembuatan sel darah merah atau eritrosit). Bila hormone itu tidak terbentuk sempurna maka pembuatan sel darah merah juga akan terganggu. Akibatnya, pasien dengan gagal ginjal selalu mengalami anemia, yang tidak jarang harus mendapat transfuse sel darah merah (PRC=Packed Red Cells) secara rutin, setiap tiga bulan sekali. Suntikan Recormon berusaha membantu memacu pembentukan hormone eritropoetin. Ada yang mengatakan bahwa suntikan Recormon ini menggantikan peran hormone eritropoetin, sehingga pembentukan sel darah merah lebih mudah, dan mengurangi frekuensi transfuse darah. Dengan demikian sebaiknya suntikan ini tetap diberikan selama menjalani HD (Hemodialisis = cuci darah).

2.Saya berencana untuk transplantasi yang ke 2 kalinya,apakah bisa sebaik transplantasi yang pertama dok..?

Insya Allah transplantasi ginjal yang ke dua ini akan lebih baik proses maupun hasilnya daripada transplantasi yang pertama. Karena dokter sudah ada pengalaman terdahulu, dan kondisi Rian saat ini tentu lebih baik daripada waktu transplantasi yang pertama.

3.Apakah ada alternatif lain dok yang bisa saya jalani seandaikan saya tidak transplantasi lagi?

Menurut kami, tidak ada alternatif lain yang lebih baik selain transplantasi ginjal. Sebab hingga saat ini, dengan prosedur yang lebih sempurna, transplantasi ginjal merupakan tindakan terbaik untuk mengatasi penyakit ginjal kronik, akibat ginjal mengalami kerusakan yang irreversible (tidak dapat diperbaiki lagi).

Jadi kalau ada dana, ada donor, dan ada kemauan yang kuat untuk menjalani transplantasi ginjal, sebaiknya jangan ditunda lebih lama lagi.  Semakin cepat, semakin baik bagi ginjal dan kehidupan Rian selanjutnya.

Minggu, 13 Mei 2012

Melahirkan Normal Saat Hernia, Mungkinkah?


Tanya: 


Pak Dokter.
Saya mau tanya, seorang wanita penderita penyakit usus turun/hernia apakah bisa melahirkan normal? Apakah solusinya dan pengobatan selanjutnya yang harus dilakukan? Terima kasih sebelumnya.

Ocha

Jawab:


Penderita Hernia mampu melahirkan secara normal. Penyakit usus turun (hernia) ada dua macam: hernia reponibilis (hernia yang masih dapat dikembalikan tanpa operasi) dan hernia irreponibilis (hernia yang tidak dapat dikembalikan tanpa melakukan operasi).

Usus kita mestinya terletak di dalam rongga perut. Namun ada kalanya pada beberapa orang yang mempunyai bakat hernia (karena ada lubang kecil atau ada kelemahan otot dasar panggul) sehingga suatu ketika kalau mengejan atau ada beban berat di rongga perut (saat hamil misalnya) akan memudahkan munculnya hernia tersebut.

Apakah ibu hamil dengan hernia mampu melahirkan secara normal? harus dievaluasi terlebih dahulu apakah hernia nya masih dapat dikelola tanpa operasi? Kalau dapat tanpa operasi berarti hernia nya tidak menghawatirkan dan pasien mampu melahirkan secara normal.

Akan tetapi kalau lubang hernianya sudah cukup lebar dan akan memacu memberatnya hernia dengan melahirkan normal, tentu dokter akan menyarankan untuk menjalani operasi sesar saat melahirkan.

Oleh sebab itu, bila ibu hamil sekaligus ada hernia nya, maka dokter kandungan akan bekerja sama dengan dokter bedah untuk evaluasi status hernianya.

Sabtu, 12 Mei 2012

Mengatasi Luka Lambung Akibat Helicobacter Pilory?


Tanya:


Pak Dokter yang baik, saya ada pertanyaan.
Bagaimana membunuh helicobacter pilory penyebab luka lambung?
ardy.yusuf@yahoo.co.id

Jawab:

Salah satu penyebab radang lambung (gastritis) adalah adanya kuman helicobater pylori. kuman ini tidak diketahui datangnya darimana, tapi diketahui hanya dapat tumbuh hanya di lambung kita. Pada awalnya kita mampu mengatasi keberadaan kuman tersebut. akan tetapi kalau jumlahnya banyak akan mengganggu lambung kita kemudian menyebabkan radang lambung atau gastritis.

Gejala gastritis yang sering dikeluhkan oleh pasien adalah: kembung, mual, nyeri di uluhati, kadang ada rasa mau muntah. perih seperti diiris iris di daerah perut bagian tengah. Bagaimana kita mengetahui bahwa di lambung ada kuman helicobacter pylori? Dengan melakukan pemeriksaan gastroskopi dengan memasukkan alat ke dalam lambung kemudian dengan alat tersebut diambil sedikit jaringan lambung dan diperiksakan ke laboratorium Patologi anatomi.

Apabila ditemukan kuman tersebut maka diperlukan pengobatan dengan tiga macam obat. Biasanya diberikan amoksilin, claritromicin dan omeprazol selama 7 (tujuh hari). Umumnya setelah pemberian obat tersebut maka kuman tersebut akan musnah dan keluhan gastritis atau radang lambungnya akan berkurang bahkan bisa hilang sama sekali.

Akan tetapi pada beberapa kasus, keluhan gastritis akan masih ada sampai beberapa hari bahkan beberapa minggu pasca pemberantasan kuman tersebut. Jadi sangat individual. Kalau merasa ada keluhan gastritis dan curiga ada kuman helicobacter pylori sebaiknya segera periksa ke dokter spesialis penyakit dalam terdekat.

Jumat, 11 Mei 2012

Kenapa Luka Tak Kunjung Sembuh?


Tanya:

Dear sejawat…
Saya mendapat kasus anak, BB=70 kg/overweight, 11 tahun, yang mandapat luka robek pada daerah distal ext. inferior sepanjang 10 cm, disertai tanda-tanda radang. Pada saat terkena luka, ia tidak mengeluh sakit sama sekali.

Sebelumnya, anak itu sudah terdiagnosa dengan SN 1 tahun yang lalu, dan telah mendapat terapi steroid terkontrol, pemeriksaan urin dalam batas normal, tetapi hipoalbuminemia masih ada. Di klinik saya, oleh dokter sebelumnya mendapat penjahitan ( sampai 10 kali),kutis saja. Karena luka tidak dalam, kemudian diberi cefadroxil 2×500 mg. 10 hari kontrol terapi, tapi tanda radang akibat luka belum hilang, bahkan pada saat mencoba melepas jahitan, belum terjadi skin intag sama sekali..

Pertanyaan saya :

1. Apa pemberian antibiotik sudah cocok ?
2. Apa aman memberiksan anti inflamasi ?
3. Mengapa penyembuhan luka lama sekali ? Apakah karena hipoalbuminemianya??

Thanks jawabannya.

Jawab:


1. Pemberian antibiotik untuk luka operasi di kulit memang idealnya bisa mengcover kuman gram positif. cefadroxil masih bisa mengcover nya. akan tetapi antibiotik yang bisa menembus sampai ke bawah kulit yang lebih baik adalah ciprofloksasin. Ada baiknya dipertimbangkan mengganti antibiotik ke ciprofloksasin.
2. Pemberian antiinflamasi pada sindroma nefrotik tetap dimungkinkan.
3. Luka yang penyembuhannya lama dapat terjadi pada sindroma nefrotik mengingat adanya hipoalbumin. seperti kita ketahui, salah satu fungsi albumin adalah untuk mengangkut makanan dan obat obatan ke seluruh tubuh, termasuk ke luka bekas jahitan.
Kami sarankan untuk segera dirujuk ke dokter spesialis bedah plastik untuk evaluasi jahitan ulang, apakah perlu dilakukan penjahitan ulang dengan membuat luka baru, mohon jangan tunda. segera hubungi dokter spesialis bedah plastik. Jika tidak ada hubungi dokter spesialis bedah umum juga bisa.

Semoga bermanfaat.

Kamis, 10 Mei 2012

Bisakah Operasi Ginjal Dihindari?


Tanya:

Maaf dok saya ingin menanyakan sesuatu. Bapak saya sudah pernah operasi ginjal, sekitar 8thn yang lalu. Sekarang beliau merasakan sakit lagi. Setelah dikonsultasikan ke dokter, beliau diminta untuk operas, mengangkat 1ginjalnya. Tapi beliau tidak mau karena sudah trauma dengan operasi. Sementara ini beliau melakukan cuci darah.

Apa dengan cuci darah saja bisa sembuh dok? Apa ada cara lain selain operasi? Mohon penjelasannya. Terimakasih.

Wahyu Olivia

Jawab:



Sdr Wahyu

Salah satu fungsi ginjal adalah untuk membersihkan kotoran atau sisa metabolisme yang melewati darah kita. Sehingga, seolah ginjal berfungsi untuk mencuci darah. Apabila ginjal kita telah rusak (bisa karena infeksi, batu ginjal, komplikasi Diatebes Mellitus atau Hipertensi), maka langkah yang bisa kita ambil untuk membersihkan darah adalah dengan cuci darah.

Mungkin operasi yang dulu dilakukan adalah untuk mengangkat batu di ginjal. Batu di ginjal bisa muncul berulang di ginjal yang sama atau di ginjal yang satunya.. Jadi sangat mungkin operasi ginjal yang sekarang juga untuk mengangkat batu di ginjal yang muncul kembali.
Kalau tidak dilakukan operasi pengangkatan batu maka akan merusak fungsi ginjal dan akhirnya harus dilakukan cuci darah yang mungkin berlangsung seumur hidup.

Agaknya tidak ada alternatif lain selain operasi pengambilan batu dan cuci darah.Dengan cuci darah tidak akan menyembuhkan sakit ginjalnya kalau sudah berlangsung lama. Jadi cuci darah hanya membantu fungsi ginjal. Agar dapat membersihkan darah kita yang kotor. Dan itu berlangsung terus menerus.

Jadi mohon bersabar dan semoga ayahanda kuat menjalani cobaan ini.

Rabu, 09 Mei 2012

Apa Solusi Ampuh untuk Kista Indung Telur?


Tanya:

Dok, aku punya kista dari umur 19 tahun (sudah menikah). Diameter 0,5cm, setelah diperiksa jadi 2 cm. Terakhir diperiksa lagi turun jadi 1,5 cm. Niat saya pengen sembuh total. karena saya udah cape untuk berobat. Adakah obat yang bisa langsung sembuh?Apa solusinya dok. Mohon dijawab. faranstalove@****.com

Jawab:



Kista di indung telur merupakan kelompok tumor jinak. akan tetapi ada kalanya berubah menjadi ganas. Kista di indung telur ada yang stabil ukurannya, tidak tambah besar, juga tidak mengecil. tapi ada juga yang cenderung membesar. Kalau membesar sering mengganggu fungsi indung telur sehingga mengurangi fungsi kesuburan (reproduksi).

Dokter Spesialis kandungan akan mempertimbangkan melakukan operasi pengangkatan kista tersebut kalau dipikirkan akan mengganggu kesuburan. Atau besar kista sudah melebihi batas toleransi.

Jadi sebaiknya sdr Faransta segera berkonsultasi ke dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan solusi yang tepat. Bila dokter Spesialis Kandungan menyarankan untuk tindakan pengambilan kista tersebut, sebaiknya diikuti, karena hasilnya akan lebih baik bila ditangani lebih awal. Jangan tunda ya ..

Selasa, 08 Mei 2012

Kenapa Saya Mudah Mengantuk?


Tanya:

Dok, saya pria berusia 25 tahun, sebagai seorang atlit saya sangat memperhatikan kesehatan dan gizi. Olahraga teratur, tidak merokok dan makan dengan menu 4 sehat 5 sempurna. Namun mengapa masih mudah mengantuk? Saat lama membaca buku/koran, menyetir motor/mobil, mengerjakan tugas-tugas kuliah maupun tugas kantor.

Ada yang bilang saya kurang tidur (biasanya 6 jam bila dihitung dari tidur malam) tapi apa benar hanya karena faktor itu? Terus terang ini sangat menganggu kehidupan saya. Mohon tips dan solusi dari dokter, terima kasih.

Panji

Jawab: 

Secara fisiologis tubuh kita mempunyai alarm yang dapat mengingatkan bahwa tubuh memerlukan istirahat yang cukup. Apabila tubuh perlu istirahat maka akan memberikan kode dalam bentuk rasa kantuk (mengantuk). Apabila dengan kode mengantuk kemudian kita beristirahat (dengan mencoba tidur), maka setelah bangun tubuh akan terasa segar. Sebab pada saat tidur tubuh akan memanfaatkan zat kelelahan (asam laktat) untuk diolah kembali di dalam hati sebagai cadangan tenaga.

Proses pengolahan kembali zat kelelahan (asam laktat) menjadi cadangan tenaga di dalam hati umumnya terjadi di malam hari antara jam 24.00 sampai dengan jam 02.00. Oleh sebab itu, seyogyanya kita memberikan kesempatan kepada tubuh agar beristirahat terutama pada saat waktu tersebut.

Mengantuk juga dapat menunjukkan bahwa otak sedang kekurangan oksigen. Oksigen dibutuhkan oleh sel-sel otak untuk melakukan aktifitas rutin sehari-hari. Apabila oksigen yang beredar di darah kurang mencukupi kebutuhan metabolisme dasar, maka otakpun akan kekurangan oksigen. Gejala yang ditunjukkan adalah mengantuk.

Kadar gula di dalam darah secara normal adalah di atas 80 mg/dl. kekurangan gula di dalam darah bila kadarnya kurang dari 80 mg/dl maka akan menimbulkan gejala mengantuk. Sebab untuk melakukan aktivitas secara normal, maka otak hanya mengandalkan pengiriman gula dari aliran darah. Otak tidak mempunyai kemampuan untuk menyimpan gula sebagai cadangan energy. Akibatnya, apabila kadar gula darah turun di bawah 80 mg/dl, maka tubuh akan memberikan sinyal berupa rasa mengantuk.

Selanjutnya lensa mata yang mengalami myopia (mata minus), apabila tidak dikoreksi sesuai kebutuhan mata, maka akan menyebabkan mata mudah lelah dan memudahkan mengantuk saat kita sedang membaca.

Kekurangan zat besi di dalam konsumsi makanan kita akan menyebabkan gangguan pembentukan sel darah merah (eritrosit, hemoglobin). Akibatnya tubuh mengalami anemia. Salah satu fungsi hemoglobin adalah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Apabila alat pengangkutnya kurang maka oksigen yang beredar termasuk yang ke otak akan berkurang. Dengan demikian kekurangan zat besi akan menyebabkan mudah mengantuk.

Kekurangan Biotin juga dapat menyebabkan mengantuk. Biotin adalah vitamin B yang diperlukan untuk metabolisme lemak dan karbohidrat.
Biotin ditemukan dalam berbagai makanan dan sumber yang mengandung banyak biotin adalah hati, ginjal, pankreas, telur, susu, ikan dan kacang-kacangan.

Kekurangan vitamin ini sangat tidak mungkin terjadi pada orang-orang yang asupan makanannya seimbang. Tetapi mengkonsumsi telur mentah selama beberapa minggu dapat menyebabkan kekurangan biotin karena telur mentah mengandung suatu bahan yang mengikat biotin dalam tubuh sehingga mencegah penyerapannya.

Kekurangan vitamin ini dapat terjadi pada orang-orang yang menerima pemberian makanan secara intravena (infus) dalam waktu yang lama tanpa biotin tambahan.

Dengan demikian, tampak jelas penyebab mengantuk adalah bermacam-macam. Saudara Panji bisa mengevaluasi kembali kira-kira apa yang mungkin menyebabkan mengantuk yang sedang dialami saat ini. Walaupun sudah makan makanan yang bergizi dan berolah raga secara teratur, bisa saja mudah mengantuk, kalau salah satu kemungkinan penyebab mengantuk di atas belum dikoreksi dengan baik.

Senin, 07 Mei 2012

Apakah Asma Itu?


Tanya:

Saya mau tanya, dokter. Apakah asma itu sudah pasti penyakit keturunan? Apakah tidak bisa sembuh total?  Bagaimana pencegahannya? Apakah dengan memakan daging kelici,kuda,kelelawar bisa menyembuhkan? Apakah ada terapi lainnya? Atau olahraga seperti berenang bisa juga menyembuhkan?

Tolong penjelasannya ya, pak dokter.

Terima kasih.
Esty

Jawab:



Asma merupakan penyakit dengan ciri meningkatknya respon saluran nafas bagian bawah terhadap berbagai rangsangan (hawa dingin, debu rumah, udara kotor dll), dengan manifestasi berupa penyempitan jalan nafas. Akibatnya, ketika terjadi serangan timbul suara seperti peluit: ngik-ngik.

Pada pasien asma, terjadi peningkatan respon saluran nafas bagian bawah dibandingkan dengan orang normal. Bagi kita yang normal, adanya udara dingin, debu rumah, udara kotor, dan kadang juga stres, tidak memberikan respon apa-apa terhadap jalan nafas kita. Sebaliknya pada pasien asma, langsung memberikan reaksi berupa penyempitan saluran nafas. Sehingga terjadilah sesak nafas disertai bunyi saat mengeluarkan udara pernafasan.

Serangan asma jarang dicetuskan hanya oleh satu macam rangsangan, biasanya berbagai rangsang muncul sekaligus. Misalnya, udara dingin di malam hari ditambah kelelahan baik lelah secara fisik karena bekerja seharian, maupun lelah secara psikis. Sedang ada masalah berat yang cukup mengganggu fikiran misalnya.

Derajat serangan asma dapat berubah-ubah mulai dari ringan, sedang, berat. Misalnya, penyempitan saluran nafas lebih berat terjadi di malam hari dibandingkan di siang hari.

Hasil penelitian epidemiologi menunjukkan bahwa asma lebih banyak diderita laki-laki dibandingkan wanita, dengan perbandingan: 31%: 19%. Penderita asma juga lebih banyak ditemukan pada penderita atopi (terdapat rinitis alergika: hidung mudah keluar ingus di pagi hari, bersin-bersin, dan mata ntrocos/keluar air mata).

Faktor  genetik atau keturunan juga mempengaruhi munculnya asma.

Minggu, 06 Mei 2012

Apakah ARV Efektif Mengobati HIV?


Pertanyaan:

Apakah ARV itu?sejauh mana fungsi ARV bagi pemakainya? Apakah ARV memang efektif? Saya ada mendengar ada pasien yang mengeluh, andai dia tidak mengkonsumsi ARV mungkin umurnya bisa lebih panjang. Saya hanya ingin tahu, karena ada anggota keluarga saya yang mengidap HIV dan sedang menunggu jatah ARV.

Terima kasih.

rain_tearsdrop@*****com

Jawab:



Penyakit HIV-AIDS akhir akhir ini cenderung meningkat. Hal ini dikarenakan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri semakin baik. Oleh karena itu, apabila ada diantara kita yang sedang mengalami: demam lebih dari satu bulan, batuk lebih dari satu bulan, diare lama (juga lebih dari satu bulan), berat badan turun terus menerus, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Sebab, salah satu gejala atau tanda terserang AIDS adalah seperti itu (demam lama, batuk lama, diare lama, Berat badan turun drastis).

Penyakit HIV AIDS disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Virus ini selalu beranak pinak di dalam tubuh kita, melalui sel limfosit T (bagian dari sel darah tubuh). Satu virus bisa berkembang menjadi 100.000 virus baru setiap harinya. Semakin banyak virus di dalam tubuh, akan semakin melemahkan daya tahan tubuh kita.  Apabila daya tahan tubuh kita semakin lemah, bisa dilihat dari pemeriksaan CD4, maka penyakit lain akan mudah menyerang kita. Penyakit lain tersebut dikenal sebagai infeksi oportunistik (infeksi ikutan), antara lain: Tuberkulosis Paru, Herpes simpleks, Jamur di mulut, Infeksi CMV, Toksoplasmosis, Hepatitis B, C. dan masih banyak lagi.

Agar virus HIV tidak terus menerus berkembang biak di dalam tubuh kita, maka pasien yang terinfeksi HIV harus minum obat ARV (Antiretrovirus). Obat tersebut dimaksudkan untuk menekan perkembang biakan virus HIV. Bukan mematikan seratus persen, hanya menekan perkembangbiakannya. Ibarat pil KB, maka obat tersebut merupakan pil KB bagi virus HIV agar tidak beranak pinak sedemikian cepat.

Obat ARV diminum setiap hari sepanjang hidup pasien HIV AIDS. Menurut banyak panelitian, jika obat ARV diminum secara teratur sesuai anjuran dokter, maka obat ini akan efektif membantu pasien. Pasien akan merasakan kesegaran badan yang lebih baik. Berat badan meningkat setiap bulan. Jumlah virus akan menurun, dan kekebalan tubuh akan meningkat yang ditandai dengan peningkatan kadar CD4 (diperiksa tiap tiga bulan).

Obat ARV dikatakan efektif kalau pasien secara klinis menjadi lebih baik, demam menghilang, batuk berkurang, diare berhenti, dan berat badan meningkat.

Tidak semua pasien HIV harus segera minum ARV. Karena harus melihat berapa kadara CD4 nya. Bila masih di atas 350 belum perlu menggunakan ARV. Dievaluasi terus tiap tiga bulan. Ada bebarapa pasien HIV yang belum perlu minum obat ARV karena setiap kali diperiksa CD4nya selalu di atas 350. Setelah CD4 turun di bawah 350 barulah obat ARV diminum.

Ada yang mengeluh setelah minum ARV kok malah meninggal. Sebenarnya bukan demikian. Mungkin ketika diketahui terserang AIDS kondisinya sudah cukup berat. Ditandai dengan begitu banyaknya infeksi oportunistik yang muncul, CD4 sudah jauh dibawah nilai normal (normalnya 400-1400), mungkin CD4 sudah di bawah 10. Kalau sudah demikian biasanya walaupun mendapat obat ARV seringkali sudah ditolong.

Sekarang banyak pasien HIV AIDS yang bisa hidup sehat , seperti orang sehat lainnya. Tidak keluhan, tidak ada gejala, bisa bermanfaat bagi sesama. Mengapa? Karena selalu mengkonsumsi obat ARV secara teratur sesuai anjuran dokter. Jadi. Obat ARV membantu mengendalikan penyakit HIV AIDS.

Sabtu, 05 Mei 2012

Mungkinkah Batuk Karena Kanker?


Tanya:

Saya punya masalah, mama saya dinyatakan mengidap penyakit kanker kurang lebih sejak 6 tahun lalu. Ada beberapa masukan yang diterima mama saya yaitu ada yang mengatakan sebaiknya jangan dibiopsi atau dioperasi karena akan semakin ganas nanti sel kankernya. Masukan ini datangnya dari keluarga yang kebetulan terjun di bidang medis. Maka mama saya memutuskan uuntuk mencoba obat herbal yang memang terbukti khasiatnya. Tapi sangat disayangkan hanya 8 bulan minum obat herbal ini dan tidak dilanjutkan karena masalah biaya.

Obat herbal(daun teratai) ini memamg paten dan mama saya tidak sanggup meneruskan karena terlalu mahal. Sejak saat itu, mama saya mencoba pengobatan alternatif lain yang masih tetap menggunakan herbal. Sudah mencoba obat herbal lainnya tapi ternyata penyakit mama saya tak juga sembuh. Justru mama saya pernah ke dokter yang dapat menangani masalah kanker, obatnya dalam bentuk ramuan (jamu-jamu) ternyata sejak minum ramuan tersebut benjolan yang ada di dalam payudara mama saya pecah akhirya berhenti dan mencoba minum obat herbal China ternyata tiada hasil.

Benjolan payudara kiri pecah jadi melebar dan menimbulkan reaksi muncul banyak bisul di sekitar payudara setelah minum obat herbal ini. Karena sebenarnya sudah 5x mama saya ke pengobatan alternatif yang berbeda. Sekarang mama saya kembali ke obat herbal semula yang memang dirasakan sendiri oleh mama saya yaitu tidak ada rasa sakit setelah 3 bulan belakangan ini mengkonsumsi daun teratai.

Sekarang masalahnya adalah batuk-batuk yang semakin keras dan tak kunjung berhenti. Apakah ini sel kanker yang sudah menyebar ke paru-paru? Terus terang 6 tahun yang lalu memang pernah sakit batuk dan dinyatakan oleh dokter menderita bronkitis. Saya mau menanyakan:



1. Apakah mama saya murni sakit bronkitis atau memang sel kanker ini sudah menjalar sampai di paru paru?

2. Apa yang harus saya lakukan karena mama saya ke dokter ahli paru-paru dan kami tidak pernah mengatakan ke dokter kalo mama saya ini payudaranya “sakit”?

Ini merupakan “curhat” saya. Mohon masukannya. Terimakasih.

Maya

Jawab:

Batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu perlu dievaluasi secara lebih teliti untuk dicari penyebabnyal Antara lain: bronkhitis (infeksi saluran nafas bawah) yang bisa disebabkah oleh alergi atau infeksi. Selain itu bisa disebabkan oleh Tuberkulosis paru atau karena mama sudah menyandang penyakit kanker payudara maka tidak tertutup kemungkinan telah ada penyebaran sel kanker (metastasis) ke paru paru. Untuk mengetahui hal tersebut perlu dilakukan pemeriksaan foto rontgen dada, akan terlihat gambaran bercak-bercak bulat di paru-paru. Disamping itu perlu diperiksa sputum (dahak) di pagi hari, akan ditemukan sel-sel kanker di sputumnya. Pemeriksaannya disebut sitologi sputum.

Pada  saat berobat ke dokter spesialis paru sebaiknya berterus terang kalau ada riwayat sakit kanker payudara. Sebab, informasi ini sangat penting bagi dokter untuk menegakkan diagnosis yang lebih tepat.

Sebaiknya mama lebih pasrah lagi, dalam menjalani pemeriksaan maupun pengobatan oleh dokter. Insya Allah dengan kepasrahan yang lebih mendalam akan mengurangi penderitaan dan memperpanjang usia mama.

Jumat, 04 Mei 2012

Mengapa Berat Badan Saya Tidak Naik-naik?


Pertanyaan:

Kenapa saya punya berat badan tak pernah meningkat? Dari dulu hingga sekarang, masih juga 38kg. Apaa yang perlu saya perbuat untuk menggemukkan badan saya?
Thanks Pak Dokter.

Aderynaina

Jawab:



Berat badan kita dipengaruhi oleh pemasukan kalori, pemrosesan kalori di dalam tubuh kita, dan pengeluaran kalori keluar tubuh kita. Pemasukan kalori dipengaruhi oleh diit yang kita konsumsi sehari hari. Apabila kalori yang kita masukkan melalui makanan kita sama dengan kebutuhan kalori yang diperlukan, maka tidak ada cadangan kalori yang bias kita simpan dalam bentuk lemak.

Akan tetapi apabila kalori yang kita konsumsi melebihi jumlah kalori yang kita butuhkan sehari-hari, maka akan ada cadangan energy yang bias kita simpan dalam bentuk cadangan lemak.

Bila jumlahnya berlebih akan menyebabkan berat badan kita naik. Sebaliknya, pada saat puasa misalnya, jumlah kalori yang masuk dan yang dibutuhkan tubuh seringkali lebih sedikit. Sehingga orang berpuasa sebulan penuh ada kecenderungan penurunan berat badan.
Pembakaran kalori yang melebihi normal seperti pasien dengan hipertiroid (kelebihan fungsi hormone tiroid), akan meningkatkan pemakaian cadangan kalori. Akibatnya, pasien hipertiroid ada kecenderungan berat badannya menurun.

Demikian pula pasien yang sedang menderita diare kronis, diare yang lebih dari tiga minggu akan menguras cadangan energy yang ada di tubuh kita, sehingga pasien dengan diare kronis cenderung berat badannya turun.

Pasien dengan penyakit kronis (tuberculosis, diabetes mellitus, penyakit ginjal kronis, keganasan: tumor atau kanker) berkecenderungan terjadi penurunan berat badan. Keturunan atau genetis juga mempengaruhi penurunan berat badan. Seseorang yang di dalam keluarga ada keturunan berbadan kurus, maka ada kemungkinan untuk berbadan kurus.

Oleh karena itu, mengapa berat badan kita susah naik, padahal sudah makan bergizi (empat sehat lima sempurna), harus dievaluasi secara lebih teliti: apakah ada penyakit kronis yang mendasari. Perlu dilakukan pemeriksaan satu persatu sampai ditemukan ada tidaknya penyakit yang menjadi penyebab mengapa berat badan kita susah naik. Jadi berkonsultasi langsung ke keluarga anda.

Kamis, 03 Mei 2012

Adakah Suplemen untuk Pehobi Bulutangkis?


Tanya:

Dok, usia saya 43 thn, olahraga badminton. Akhirakhir ini selepas olahraga badan justru capek. Saya tidak ingin mengurangi kualitas/kwantitas olahraga saya. Ada suplemen yang cocok buat saya dok?

Terima kasih.
Setyo Widodo

Jawab:



Mengapa setelah berolahraga badminton justru badan terasa capai? Kita mesti melalukan evaluasi terhadap proses olahraganya. Sebab, seharusnya setelah selesai olahraga badan kita bertambah segar. Apakah sebelum badminton dilakukan pemanasan terlebih dahulu? Seberapa lama badmintonnya? kalau terlalu lama tentu akan menyebabkan penumpukan zat kelelahan (asam laktat), yang otomatis akan menimbulkan rasa lelah bukan rasa segar, setelah badminton apakah ada proses pendinginan?

Perlu pula di evaluasi apakah kadar gula darah, kolesterol, trigliserid, asam urat dalam batas normal? coba periksa ke laboratorium. Usia di atas 40 tahun idealnya setiap tahun melakukan ‘medical check up’ secara teratur. Kelelahan bisa merupakan pertanda dari peningkatan kadar gula darah, kolesterol, trigliserid, dan asam urat.

Bila menghendaki tambahan suplemen, minumlah juz buah segar, apapun buahnya. Tidak selalu harus minum obat.

Semoga bisa dijalankan saran di atas, dan tubuh kita akan segar kembali.

Rabu, 02 Mei 2012

Perokok Pasif Berisiko Sama dengan Perokok Aktif


Tanya:

Dok, di semua literatur yang telah saya baca mengatakan bahwa perokok pasif menerima dampak yang lebih buruk dari pada perokok aktif.
Pertanyaannya, kenapa perokok pasif menerima dampak yang lebih buruk mengingat perokok aktif juga menghirup asap yang dihembuskannya?

Thanks. -Ferdy-

Jawab:



Berbagai studi menyebutkan bahwa perokok pasif (orang yang tidak merokok, tetapi di lingkungan terdekatnya ada orang yang merokok) mempunyai risiko yang sama dengan perokok aktif dalam hal:

- Kemungkinan mendapat serangan kanker paru, kanker payudara, kanker ginjal, kanker pancreas, kanker otak, akibat mendapatkan nikotin dari asap rokok.

- Kemungkinan mendapatkan penyakit jantung dan pembuluh darah (stroke)

- Kemungkinan mendapatkan serangan asma bronkhiale

- Kemungkinan mendapatkan gangguan kognitif dan dementia (mudah lupa)

- Apabila wanita hamil, berkemungkinan lahir premature, atau bayi lahir cukup bulan tapi berat badan kurang dari normal.

- Mudah mendapatkan serangan infeksi di hidung dan tenggorokan.

- Pada anak-anak: mudah terserang asma, meninggal di usia muda, infeksi paru, mudah mendapatkan alergi, mudah terserang TBC Paru.

Mekanisme mengapa perokok pasif dapat berisiko yang sama dengan perokok aktif, karena perokok pasif  juga menghirup kandungan karsinogen (zat yang memudahkan timbulnya kanker yang ada di asap rokok) dan menghirup 4000 partikel lain yang ada di asap rokok, sama dengan perokok aktif.

Dengan demikian perokok pasif sama berbahayanya dengan perokok aktif. Oleh karena itu, sebaiknya kita mengingatkan perokok aktif agar tidak merokok di sembarang tempat. Manfaatkanlah area khusus untuk merokok. Tidak merokok di tempat umum. Alangkah baiknya bila berusaha berhenti merokok secepatnya. Jangan mengurangi jumlah batang rokok yang dihisap, karena sulit untuk berhasil. Tapi kalau mencoba berhenti merokok akan lebih berhasil.

Selasa, 01 Mei 2012

Bagaimana Mengatasi Kecanduan Alkohol?


Tanya:

Dok, suami saya mau dibilang setiap hari mengkonsumsi bir atau minuman beralkohol lainnya. Kadang sampai mabuk, walaupun langsung tertidur pulas. Saya sudah putus asa untuk menyuruhnya berhenti.

Apa yang harus saya perbuat, dokter?

Terima kasih sebelumnya.

Lewilna

Jawab:



Apa itu Adiksi = Kecanduan?
Adiksi berasal dari bahasa inggris Addiction. Adiksi sama dengan Kecanduan. Adiksi merupakan kondisi dimana seseorang sudah tidak lagi mempunyai kendali terhadap perilaku kecanduannya. Dalam pendekatan yang lain, Adiksi merupakan Penyakit. Chronicle relapsing disease – ¬penyakit kronis yang gampang kambuh. Oleh sebab itu berdasarkan pendekatan ini, seseorang yang sudah berhasil berhenti menggunakan alkohol untuk periode waktu tertentu tidak dikatakan Sembuh, tetapi lebih sering dikatakan Pulih.
Jadi kalau ada orang yang ketahuan meminum alkohol, sudah pasti kecanduan? Belum tentu. Mungkin orang tersebut baru pertama kali pakai, mungkin dia baru coba-coba saja, tapi bisa juga dia sudah cukup sering menggunakan alkohol tapi masih bisa mengendalikannya, atau, ya memang dia sudah kecanduan.
Ada beberapa terminologi dalam menggambarkan proses perjalanan kecanduan. WHO membaginya dalam tahapan: Abstinent –> Experimental –> Occasional –> Regular –> Habitual –> Dependent. Sedangkan pendekatan yang lain menggambarkan proses tersebut sebagai berikut: mulai di tahap Pengguna –> Penyalahguna –>Kecanduan.
Kalau kita kembali pada penjelasan diatas, ada 2 hal yang paling membedakan antara seseorang yang sudah kecanduan dengan yang belum, yaitu: Masalah dan Kontrol. Orang yang sudah kecanduan, sama sekali tidak mempunyai kendali atas hidupnya. Seluruh aspek kehidupannya dikendalikan oleh alkohol. Mau makan pakai alkohol dulu, mau mandi pakai alkohol, mau sekolah/kerja pakai alkohol, mau tidur pakai alkohol, mau bersosialisasi pakai alkohol. Dia menggunakan alkohol hanya untuk menjadi ’normal’.

Demikian juga dengan masalah dalam aspek kehidupannya. Masalah dengan uang, karena kebutuhan dan toleransi terhadap alkohol terus meningkat, prestasi menurun, masalah interpersonal, dengan keluarga, teman dan sebaya. Terlibat dengan situasi kriminal dan kecelakaan lalulintas juga merupakan hal umum ditemukan pada orang yang kecanduan alkohol.

Definisi paling sederhana dari adiksi adalah SAYA TIDAK BISA BERHENTI

· Apa saja yang dapat menyebabkan adiksi?

Banyak sekali sekali situasi yang dapat dijadikan alasan untuk menggunakan alkohol. Dipecat dari pekerjaan, perceraian orang tua, diputusin pacar, stress pekerjaan, dorongan teman sebaya, pesta ulang tahun, pesta perpisahan, mau pergi ke gunung, mau mancing di laut, dst.

Kalau mau diringkas bisa jadi tinggal 3 hal. Yaitu: Untuk senang-senang, tekanan teman sebaya dan lari dari kenyataan. Tapi kalau mau dilihat intinya adalah Instant Effect.

Maksudnya?
Alkohol dikenal juga sebagai mood altering drugs. Alkohol mampu merubah tingkat kesadaran dan kondisi emosi orang yang menggunakannya ,
· Kenapa orang bisa jadi adiksi sedangkan yang lain tidak?

Ada satu literatur dari Alcoholic Anonymous (AA) yang menjelaskan dengan sangat sederhana. Mereka menyebutnya FAKTOR X. Ada sekelompok orang yang sama sekali tidak pernah menggunakan alkohol seumur hidup mereka. Ada sebagian orang yang alergi dengan alkohol. Ada yang menggunakan alkohol, kemudian mabuk, efek mabuk membuat kepala pening, perut mual, badan pegal, dst. Lalu setelah itu mereka memutuskan tidak lagi menggunakan alkohol. Itu adalah pengalaman pertama dan cukup. Ada sebagian orang yang pernah beberapa kali atau beberapa waktu menggunakan alkohol, lalu kemudian memutuskan, cukup sekian.

Pada orang yang memiliki faktor X, kondisinya berbeda. Mereka menggunakan alkohol, lalu mabuk. Sebagian bisa langsung menikmati, sebagian lagi membutuhkan waktu. Tapi ada satu kesamaan diantara keduanya. Mereka sama-sama menyukai efek yang dirimbulkan oleh alkohol.

Apa beda orang yang bisa jadi adiksi dengan orang yang kecanduan?

Orang yang bisa teradiksi itu bisa kita istilahkan punya bakat untuk kecanduan. Sedangkan kecanduan adalah kondisi dimana individu tersebut sudah kehilangan kendali terhadap alkohol, seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Apa faktor utama yang menyebabkan orang bisa adiksi?
Selain faktor X yang sudah dijelaskan diatas, umumnya adalah 3 situasi yang sempat disebutkan pada pertanyaan no. 2, yaitu: Untuk senang-senang, tekanan teman sebaya dan lari dari kenyataan.

Untuk senang-senang

Sebagian orang mulai menggunakan alkohol untuk alasan situasi sosial saja, Misalnya dalam suatu pesta, acara, atau situasi tertentu. Sebagian orang cukup sampai disana, sebagian lagi berlanjut dalam kecanduan.
Tekanan teman sebaya

Sebagian besar pecandu mulai menggunakan alkohol pada usia remaja awal (12 – 17 tahun). Kemudian pada usia 20an mereka sudah berada tahap kecanduan.

Kalau kita telaah dari tinjauan psikologinya kenapa kebanyakan peminum mulai dimasa remaja, maka penjelasannya seperti ini: salah satu tugas perkembangan dimasa remaja adalah membangun relasi dengan sebaya. Ini adalah masa berisiko, jika tidak dikawal dengan baik. Nilai2 sebaya menjadi lebih dominan bahkan dibanding nilai2 yang selama ini ditanam oleh keluarga. Remaja akan terdorong untuk memiliki kelompok/menjadi bagian dari suatu kelompok. Bisa anda bayangkan jika nilai yang dianut oleh kelompok tersebut adalah mengguakan alkohol?

Lari dari kenyataan

Karena efek alkohol yang sangat instan. (lihat penjelasan di no.2). maka tak heran banyak orang yang coba menggunakannya sebagai alat untuk lari dari realita.


Apa masalah utama pada orang yang adiksi?

Masalah utama pecandu adalah PENYANGKALAN. Penyangkalan terhadap realita yang ada. Penyangkalan bahwa kehidupannya sudah diambil alih oleh alkohol. Penyangkalan bahwa dirinya bermasalah. Penyangkalan terhadap ketidakberdayaannya terhadap alkohol dst. Situasi ini yang sering disebut oleh masyarakat pada umumya dengan istilah ’terjebak dalam lingkaran setan’

Situasi ini dimulai dari menggunakan alkohol –> berusaha mengatur penggunaan alkohol –> kegagalan dalam mengendalikan penggunaan alkohol –> PENYANGKALAN –> kembali menggunakan alkohol untuk lari dari kenyataan/menyelesaikan masalah. Dan seterusnya kembali lagi. Lingkaran tersebut akan semakin membesar sejalan dengan periode penggunaan alkohol.

Apa sebetulnya tanda-tandanya orang telah adiksi?

Secara umum dapat dilihat dari perubahan perilaku, perubahan nilai, penurunan prestasi, mulai ada masalah dengan tindak kriminal, masalah dengan lalu-lintas/kecelakaan, masalah dengan ekonomi/keuangan, dst.

Pengguna alkohol mudah dikenali, karena aroma khas alkohol akan tercium jelas.

Bagaimana cara membantu orang supaya bisa lepas dari adiksi?
Pertama, kita tidak bisa merubah seseorang. Yang bisa kita lakukan adalah membantu orang tersebut menemukan kekuatan dalam dirinya untuk membantu dirinya sendiri.

Tahap pertama menuju pemulihan adalah; si pecandu perlu menyadari dirinya bermasalah. Dalam program pemulihan biasanya disebut dengan istilah ’mentok’ atau ’hit the bottom’. Ini adalah kondisi dimana si pecandu berhadapan ’muka dengan muka’ dengan realita. Tidak ada lagi orang yang bisa dimanipulasi untuk menyelesaikan masalah2nya.
Gimana Caranya membuat si pecandu mentok?

Terapkan CINTA KERAS.

Cinta keras artinya, kita memberikan kesempatan pada si pecandu untuk bertanggung jawab atas kehidupannya.
Apakah Seorang adiksi bisa sembuh?
Berdasarkan pendekatan yang kita bicarakan diatas – kecanduan sebagai penyakit kronis yang mudah kambuh. Maka umumnya kita tidak menggunakan istilah sembuh, melainkan – PULIH. Sama seperti penderita diabetes, Si pecandu akan tetap pulih selama dia tidak mengkonsumsi alkohol. Dan itu hanya bisa dilakukan oleh dirinya sendiri, tidak bisa dipaksakan oleh orang lain, termasuk oleh isterinya sendiri.