Rabu, 14 Juli 2010

Top 6 Twitter Klien Untuk Windows OS

Kenapa pakai klien ? kok mggak langsung pakai aplikasi twitternya saja ? Dengan twtter klien terdapat keunggulan2 tertentu. Silakan simak top 6 twitter klien dibawah ini :

1. Twhirl

twhirl1

Inilah twitter klien yang paling populer untuk Windows (2000/XP/Vista). Tidak diragukan lagi, Twhirl mencakup fitur yang paling komplit. Fasilitas TweetScan, pilihan untuk merekam video pada Seesmic , danTwhirl memastikan pengalaman yang kaya untuk ber-twitter-ria. Ia juga menawarkan lintas posting ke Jaiku, Facebook, Myspace, LinkedIn dan beberapa situs lainnya.

Link

2. Snitter

snitter-s

Snitter menawarkan auto-update tweet list, recent list tweets, 20 recent item di timeline, 20 recent replies, 20 recent direct messages dan lain2. Juga memiliki pilihah untuk melihat dan mem-filter follower kita.

Link

3. Tweetdeck

pwytter

Memiliki beberapa fitur menarik dan bersaing ketat dengan Twhirl. Memiliki banyak kolom yg bisa juga dipakai buat faceebook dan jurnal sosial lain seperti linkedin dan myspace.

Link

4. TweetyBot

tweetybot

Ini aplikasi yang paling simple. untuk Windows XP atau Vista. TweetyBot .

Link

5. Twitteroo
twitteroo

Link

6. Spaz

snitter

Link

Selasa, 06 Juli 2010

KODING, INDEXING, PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS

KODING
Koding adalah pemberian penetapan kode dengan menggunakan huruf atau angka atau kombinasi huruf dalam angka yang mewakili komponen data. Kegiatan dan tindakan serta diagnosa yang ada didalam rekam medis harus diberi kode dan selanjutnya di indeks agar memudahkan pelayanan pada penyajian informasi untuk menunjang fungsi perencanaan, manajemen dan riset bidang kesehatan.
Kode klasifikasi penyakit oleh WHO (World Health Organization) bertujuan untuk meyeragamkan nama dan golongan penyakit, cidera, gejala dan faktor yang mempengaruhi kesehatan.
Kecepatan dan ketepatan koding dari suatu diagnosis sangat tergantung kepada pelaksana yang menangani rekam medis tersebut :


  • Tenaga medis dalam menetapkan diagnosis

  • Tenaga rekam medis sebagai pemberi kode

  • Tenaga kesehatan lainnya

    Penetapan diagnosis seorang pasien merupakan kewajiban, hak dan tanggungjawab dokter (tenaga medis) yang terkait tidak boleh diubah, oleh karena itu harus di diagnosis sesuai dengan yang ada didalam rekam medis. Koding ini harus lengkap dan sesuai dengan arahan yang ada pada buku ICD-10

    INDEX
    Indexing adalah membuat tabulasi sesuai dengan kode yang sudah dibuat ke dalam indeks-indeks (dapat menggunakan kartu indeks atau komputerisasi). Didalam kartu indeks tidak boleh mencantumkan nama pasien.
    Jenis indeks biasa dibuat :


  • Indeks Pasien
    Indeks Pasien adalah satu kartu katalog yang berisi nama semua pasien yang pernah brobat di rumah sakit.
    Kegunaan indeks penderita adalah sebagai kunci untuk menemukan berkas rekam medis seorang penderita.

  • Indeks Penyakit (Diagnosis) dan operasi
    Indeks penyakit (diagnosis) dan operasi adalah suatu kartu katalog yang berisi kode penyakit dan kode operasi yang berobat di rumah sakit

  • Indeks Dokter
    Indeks Dokter adalah suatu kartu katalog yang berisikan nama dokter yang memberikan pelayanan medik kepada pasien.
    Kegunaan untuk menilai pekerjaan dokter dan bukti pengadilan

    INDEKS KEMATIAN
    Informasi yang tetap dalam indeks kematian

  • Nama penderita

  • Nomor rekam medis

  • Jenis kelamin

  • Umur

  • Kematian : kurang dari sejam post operasi

  • Dokter yang merawat

  • Hari perawatan

  • Wilayah

    PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS
    Suatu kegiatan yang dilakukan petugas untuk memasukkan/menyimpan kembali berkas rekam medis pasien rawat jalan atau rawat inap.
    Ada dua cara pengurusan penyimpanan dalam penyelenggaraan rekam medis yaitu :


  • Sentralisasi
    Sentralisasi ini diartikan menyimpan berkas rekam medis seorang pasien dalam satu kesatuan baik catatan-catatan kunjungan poliklinik maupun catatan-catatan selama seorang pasien dirawat


  • Desentralisasi
    Dengan desentralisasi terjadi pemisahan antara rekam medis poliklinik dengan rekam medis penderita dirawat. Rekam medis disimpan disatu tempat penyimpanan, sedangkan rekam medis penderita dirawat disimpan di bagian pencatatan medik.
  • Senin, 05 Juli 2010

    Tujuan dan Kegunaan Rekam Medis

    Tujuan rekam medis adalah menunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka upaya peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tanpa didukung suatu sistem pengelolaan rekam medis yang baik dan benar, mustahil tertib administrasi rumah sakit akan berhasil sebagaimana yang diharapkan”. (Depkes RI,1997;7)
    Menurut Depkes RI Dirjen Pelayanan Medis dalam buku Pedoman Pengolahan Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia, kegunaanya dapat dilihat dari beberapa aspek


  • Aspek Administrasi
    Suatu berkas rekam medis mempunyai nilai administrasi, karena isinya menyangkut tindakan berdasarkan wewenang dan tanggung jawab tenaga medis dan paramedis dalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan.




  • Aspek Medis
    Suatu berkas rekam medis mempunyai nilai medis, karena catatan tersebut dipergunakan sebagai dasar untuk merencanakan pengobatan/perawatan yang harus diberikan kepada pasien.




  • Aspek Hukum
    Suatu berkas rekam medis mempunyai nilai hukum, karena isinya menyangkut masalah adanya jaminan kepastian hukum atas dasar keadilan dalam rangka usaha menegakkan hukum serta penyediaan bahan tanda bukti untuk menegakkan hukum.




  • Aspek Keuangan
    Suatu berkas rekam medis mempunyai nilai keuangan, karena isinya mengandung data/informasi yang dapat digunakan sebagai aspek keuangan.




  • Aspek Penelitian
    Suatu berkas rekam medis mempunyai nilai penelitian, karena informasi yang dikandungnya dapat digunakan sebagai bahan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dibidang kesehatan.




  • Aspek Pendidikan
    Suatu berkas rekam medis mempunyai nilai penelitian, karena isinya menyangkut data/informasi tentang perkembangan kronologis dan kegiatan pelayanan medik yang diberikan kepada pasien. Informasi tersebut dapat dipergunakan sebagai bahan/referensi pengajaran dibidang profesi si pemakai.




  • Aspek Dokumentasi
    Suatu berkas rekam medis mempunyai nilai dokumentasi, karena isinya menyangkut sumber ingatan yang harus didokumentasikan dan dipakai sebagai bahan pertanggungjawaban laporan rumah sakit.
  • Sabtu, 03 Juli 2010

    NILAI FINAL KEPERAWATAN STIKES BARAMULI

    Kepada mahasiswa dengan nilai T segera menghubungi dosen mata kuliah untuk perbaikan nilai





    Jumat, 02 Juli 2010

    Pelatihan Manajemen Rekam Medis


    RSK St. Vincentius a Paulo Surabaya (RKZ) akan menyelenggarakan pelatihan Manajemen Rekam Medis Dasar dengan topik "Terminologi Medis & Klasifikasi Penyakit sbg Penunjang Dasar Manajemen Informasi Kesehatan.


    Pelatihan akan diselenggarakan di Hotel Fortuna-Surabaya, tanggal 29 Juli - 1 Agustus 2010.

    Materi Ujian Semester


    Buat mahasiswaku, silahkan download materi ujian semester di sini.
    Materi PMS disini Materi HIV/AIDS disini

    Kamis, 01 Juli 2010

    Menampilkan File Ber virus

    Akhir akhir ini sering kali baik flashdisk, ataupun memori handphone Anda yang pokoknya kalo sudah dipindah2 dari satu komputer ke komputer lain sudah pasti kena virus.. entah itu virus trojan, worm, parity, folder.htt, autorun, dll.
    Kadang kadang setelah virus dibersihkan belum tentu file atau folder yang ada didalamnya bisa muncul alias tetap disembunyikan (hidden). Yang hebatnya lagi bukan sekedar hidden saja, karena tidak bisa langsung dimunculkan dengan click kanan pilih properties gitu soalnya sudah didisable. Sebenarnya file tersebut selain di hidden juga diberi attribut system jadi tidak bisa sembarang ganti dari windows langsung.
    Ini ada trik supaya bisa memunculkan kembali file yang sudah dihidden, cukup dengan membuka Command Prompt dari Start - All Program - Accessories - Command Prompt atau dari Start - Run, ketikkan ‘cmd’ lalu Enter.

    setelah masuk ke command prompt pindah ke drive dimana flashdisk atau memori card Anda berada dengan cara mengetikkan : (nama drive disertai tanda titik dua, mis seperti pada contoh gambar berikut nama drive ada di H jadi ketikkan ‘H:’).
    Setelah itu baru ketikkan perintah berikut : attrib -s -h *.* /s /d (lalu enter). Nunggu sebentar sampai muncul kembali ke tanda prompt drive Anda.
    Selesai sudah … file Anda akan kembali seperti semula.
    NB : Satu lagi yang perlu diperhatikan.. jika pada bagian root drive ada file seperti autorun.inf, folder.htt atau thumb.db harap dihapus saja… Karena file tersebut kemungkinan adalah file virus juga.
    Untuk mempermudah pengetikan proses ini dapat dibuat sebuah batch file dengan cara mengetikkan :

    H:\copy con restore.bat
    attrib -s -h *.* /s /d
    Lalu tekan Ctrl-Z atau [F6]. Kemudian untuk menjalankannya cukup ketikkan: Restore [enter].
    Good Luck
    SUMBER