Pada satu malam, ada pasangan yg agak berumur sedang makan malam dengan romantiknya bagi menyambut ulangtahun perkahwinan mereka yg ke 50 tahun.
Suaminya, seorang Tan Sri dan bekas ahli politik mula bercerita tentang nostalgia mereka suami isteri, sekian lama hidup bersama, suka duka, susah dan senang. Si suami memang menyanjung isterinnya, bernama Maria.
"Maria, selama kita kahwin ni, suka duka kita lalui, susah senang kita tempuh, abang amat menyanyang Maria, tapi ada satu perkara yg asyik bermain-main di benak abang ni dan abang selalu bertanya-tanya. Berterus-teranglah dgn abang pada malam ni, pernah tak Maria curang dgn abang selama ni?"
Maria agak terkedu sekejap dan merenung panjang muka suaminya itu, lalu berkata dengan penuh kekesalan, "Ya abang, Maria mengaku pernah curang dgn abang, tapi hanya 3 kali sahaja selama ni"
"3 kali?" Tan Sri tu agak terkejut, tapi tak la marah, dah tua dah dan memang berniat utk memaafkan isterinya,"Bagaimana boleh terjadi 3 kali tu Maria?"
Perlahan jer la isteri dia mula membuka lebaran cerita lama, "Abang ingatkan masa kita mula-mula kawin, terus beli rumah dan selang beberapa tahun, kita susah sangat masa tu hingga rumah kita hampir nak dirampas oleh bank"
"Ya, abang ingat peristiwa tu" jawab si suami. Si isteri menyambung cerita, "Abang pasti ingat yg pada satu petang tu Maria pergi jumpa pegawai bank tu dan esoknya, bank tu tak jadi rampas rumah kita, malah bagi tambahan pinjaman utk abang mulakan perniagaan.."
"Emmmm.. sukar buat abang menerima kenyataan ini, tapi abang maafkan maria kerana apa yg maria buat tu untuk masa depan kita jugak", kata si suami, " Kali ke 2 pulak?"
"Abang ingat tak, abang hampir menemui maut sebab ketumbuhan dalam otak pembedahan?" si isteri menyambung cerita "Ya, abang ingat" jawab si suami. "Kalau macam tu, abang pasti ingat yg Maria ada pergi jumpa doctor pakar tu dan esoknya, dia setuju buat pembedahan utk abang tanpa bayaran apa-apa pun.."
"Oh maria, walau perit hati ini mendengarkan, tapi abang tetap maafkan maria sebab apa yg maria buat tu untuk masa depan kita jugak dan kerana sayangkan abang jugak.. yang kali ke 3 macam mana pulak? ", kata si Tan Sri. Si isteri menundukkan mukanya dan menjawab penuh lemah, "Abang, ingat tak masa abang bertanding merebut kerusi bahagian dan abang perlukan 248 undi lagi...."
Tan Sri pengsan kat situ jugak...
Tampilkan postingan dengan label CERITA HUMOR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERITA HUMOR. Tampilkan semua postingan
Jumat, 31 Oktober 2008
lomba kencing antar 3 negara
Ada tiga orang dari 3 negara yaitu america , cina, indonesia
Suatu hari mereka saling telepon, Nah..mereka unjuk kekuatan dengan lomba kencing
America first : Currr..(suara kencing) Lalu dia telp indonesia ama cina, dia bilang "nih hasil karya gw patung liberty tenggelem hahaha"
Nah Cina unjuk gigi sekarang : Currrrrr...(suara kencing) Lalu dia telepon america ama indonesia "Alah liberty ma cemen lo liat disini tembok cina tenggelem huahahah"
Nah giliran indonesia sekarang : Currrrrrrrrrrrr.............(suara kencing) dan setelah seharian indonesia gak telepon-telepon america ama cina curiga yahhh indonesia cemen kali gak bisa kencing makanya gak telepon huahhaha
Keesokan harinya di koran "Ada fenomena aneh tapi nyata di indonesia, indonesia tenggelam oleh cairan kuning-kuning"
Suatu hari mereka saling telepon, Nah..mereka unjuk kekuatan dengan lomba kencing
America first : Currr..(suara kencing) Lalu dia telp indonesia ama cina, dia bilang "nih hasil karya gw patung liberty tenggelem hahaha"
Nah Cina unjuk gigi sekarang : Currrrrr...(suara kencing) Lalu dia telepon america ama indonesia "Alah liberty ma cemen lo liat disini tembok cina tenggelem huahahah"
Nah giliran indonesia sekarang : Currrrrrrrrrrrr.............(suara kencing) dan setelah seharian indonesia gak telepon-telepon america ama cina curiga yahhh indonesia cemen kali gak bisa kencing makanya gak telepon huahhaha
Keesokan harinya di koran "Ada fenomena aneh tapi nyata di indonesia, indonesia tenggelam oleh cairan kuning-kuning"
Perbedaan marah dengan jengkel
Seorang gadis yang sedang mengerjakan PR dari sekolah datang menghampiri ayahnya dan bertanya, "Yah, apa bedanya marah dengan jengkel?"
Sang ayah menjawab, "Itu hanya masalah perbandingan. Coba aku jelaskan maksudnya."
Untuk menjelaskannya sang ayah mendekati telepon dan memutar nomor telepon secara acak. Dia berkata kepada setiap orang yang mengangkat teleponnya, "Halo, apa Melvin ada?"
Seorang pria menjawab, "Di sini tidak ada yang namanya Melvin. Kenapa Anda tidak mengecek nomornya dulu sebelum Anda menelepon?"
"Lihat," kata sang ayah kepada putrinya. "Laki-laki tadi kelihatan tidak senang dengan telepon kita. Dia mungkin sedang sibuk dan kita membuatnya jengkel. Sekarang lihat..."
Sang ayah menelepon kembali nomor yang sama. "Halo, apakah Melvin ada?" tanya ayah.
"Dengar ya!" jawaban ketus terdengar. "Anda baru saja menelepon ke nomor ini dan saya sudah bilang kalau tidak ada yang namanya Melvin disini! Telepon Anda benar-benar mengganggu!" Gagang telepon pun ditutup dengan keras.
Sang ayah berbalik kepada putrinya dan berkata, "Kamu lihat, itu yang namanya marah. Sekarang aku akan menunjukkan kepadamu apa artinya jengkel."
Sang ayah menelepon lagi nomor yang sama dan ketika terdengar suara kesal yang menjawab, "Halo!". Kemudian dengan lembut sang ayah berkata, "Halo, ini Melvin. Apakah ada telepon untukku?"
Sang ayah menjawab, "Itu hanya masalah perbandingan. Coba aku jelaskan maksudnya."
Untuk menjelaskannya sang ayah mendekati telepon dan memutar nomor telepon secara acak. Dia berkata kepada setiap orang yang mengangkat teleponnya, "Halo, apa Melvin ada?"
Seorang pria menjawab, "Di sini tidak ada yang namanya Melvin. Kenapa Anda tidak mengecek nomornya dulu sebelum Anda menelepon?"
"Lihat," kata sang ayah kepada putrinya. "Laki-laki tadi kelihatan tidak senang dengan telepon kita. Dia mungkin sedang sibuk dan kita membuatnya jengkel. Sekarang lihat..."
Sang ayah menelepon kembali nomor yang sama. "Halo, apakah Melvin ada?" tanya ayah.
"Dengar ya!" jawaban ketus terdengar. "Anda baru saja menelepon ke nomor ini dan saya sudah bilang kalau tidak ada yang namanya Melvin disini! Telepon Anda benar-benar mengganggu!" Gagang telepon pun ditutup dengan keras.
Sang ayah berbalik kepada putrinya dan berkata, "Kamu lihat, itu yang namanya marah. Sekarang aku akan menunjukkan kepadamu apa artinya jengkel."
Sang ayah menelepon lagi nomor yang sama dan ketika terdengar suara kesal yang menjawab, "Halo!". Kemudian dengan lembut sang ayah berkata, "Halo, ini Melvin. Apakah ada telepon untukku?"
Menjawab tetepon tidak di knal
Seorang laki-laki dan teman-temannya baru saja selesai bermain golf di sebuah klub, dan ketika mereka sedang mengganti sepatu, sebuah telepon genggam di bangku berdering. Salah seorang dari mereka mengangkat telepon itu. "Hai sayang," kata seorang wanita yang menelepon.
"Hai sayang," jawab pria tersebut.
"Aku menelepon hanya untuk memberitahumu tentang jas bulu yang kulihat hari ini. Ini terbuat dari bulu serigala yang cantik dan kelihatan cocok sekali untuk kupakai. Jas ini juga diobral, benar-benar harga yang sangat murah. Harganya turun dari 4.000 dolar menjadi 2.000 dolar. Boleh aku membelinya?"
Pria tadi berpikir sebentar lalu berkata, "Kamu yakin barang itu bagus?"
"Oh iya," jawab si wanita.
"Baiklah kalau begitu, kamu boleh membelinya," jawab pria itu.
Wanita itu melanjutkan, "Oh, kamu tahu kan kita sedang memikirkan cara untuk memensiunkan Lexus dan membeli Jaguar baru? Ngomong-ngomong tadi aku sudah ke dealer dan salah seorang petugasnya memberiku harga yang sangat murah. Dia mengatakan bahwa dia akan menurunkan harganya dari 50.000 dolar menjadi 35.000 dolar khusus untukku. Bolehkah aku membelinya?"
Si pria mempertimbangkannya sedikit lebih lama lalu menjawab, "Jika kamu yakin itu tawaran yang bagus, baiklah kalau begitu, ambil saja tawaran itu dan bawalah pulang Jaguar itu."
Si wanita kembali melanjutkan pembicaraannya. "Oh, satu lagi sayang. Apakah kamu ingat tentang rumah yang kita lihat bulan lalu, yang sangat kita suka tapi kita putuskan untuk mempertimbangkannya dulu? Rumah itu ditawarkan kembali, jadi aku coba melihat harganya. Harganya sudah turun hingga 450.000 dolar dan aku cek ke bank dan ternyata kita punya cukup uang di rekening oleh karena itu aku tulis selembar cek. Boleh aku membelinya?"
Si pria mengernyitkan dahinya dan berkata, "Bolehlah kalau kamu berhasil mendapatkannya dengan harga 420.000 dolar. Jika mereka melepasnya dengan harga serendah itu, silahkan saja bayar rumah itu."
Si wanita sangat gembira. "Baiklah sayang, terima kasih banyak! Aku akan segera menemuimu setibanya aku di rumah! Daaaa ...."
"Daaa...," jawab si pria. Dia pun menutup teleponnya dan melihat laki- laki lain yang ada di ruang ganti dan berkata, "Apakah ada yang tahu milik siapa telepon ini?"
Sent by: e-ketawa on Oct 29th, 2008
"Hai sayang," jawab pria tersebut.
"Aku menelepon hanya untuk memberitahumu tentang jas bulu yang kulihat hari ini. Ini terbuat dari bulu serigala yang cantik dan kelihatan cocok sekali untuk kupakai. Jas ini juga diobral, benar-benar harga yang sangat murah. Harganya turun dari 4.000 dolar menjadi 2.000 dolar. Boleh aku membelinya?"
Pria tadi berpikir sebentar lalu berkata, "Kamu yakin barang itu bagus?"
"Oh iya," jawab si wanita.
"Baiklah kalau begitu, kamu boleh membelinya," jawab pria itu.
Wanita itu melanjutkan, "Oh, kamu tahu kan kita sedang memikirkan cara untuk memensiunkan Lexus dan membeli Jaguar baru? Ngomong-ngomong tadi aku sudah ke dealer dan salah seorang petugasnya memberiku harga yang sangat murah. Dia mengatakan bahwa dia akan menurunkan harganya dari 50.000 dolar menjadi 35.000 dolar khusus untukku. Bolehkah aku membelinya?"
Si pria mempertimbangkannya sedikit lebih lama lalu menjawab, "Jika kamu yakin itu tawaran yang bagus, baiklah kalau begitu, ambil saja tawaran itu dan bawalah pulang Jaguar itu."
Si wanita kembali melanjutkan pembicaraannya. "Oh, satu lagi sayang. Apakah kamu ingat tentang rumah yang kita lihat bulan lalu, yang sangat kita suka tapi kita putuskan untuk mempertimbangkannya dulu? Rumah itu ditawarkan kembali, jadi aku coba melihat harganya. Harganya sudah turun hingga 450.000 dolar dan aku cek ke bank dan ternyata kita punya cukup uang di rekening oleh karena itu aku tulis selembar cek. Boleh aku membelinya?"
Si pria mengernyitkan dahinya dan berkata, "Bolehlah kalau kamu berhasil mendapatkannya dengan harga 420.000 dolar. Jika mereka melepasnya dengan harga serendah itu, silahkan saja bayar rumah itu."
Si wanita sangat gembira. "Baiklah sayang, terima kasih banyak! Aku akan segera menemuimu setibanya aku di rumah! Daaaa ...."
"Daaa...," jawab si pria. Dia pun menutup teleponnya dan melihat laki- laki lain yang ada di ruang ganti dan berkata, "Apakah ada yang tahu milik siapa telepon ini?"
Sent by: e-ketawa on Oct 29th, 2008
Kamis, 14 Agustus 2008
Anak Ahli Komputer
Oleh daniel, 9/07/08 dalam kategori Humor & Cerita Lucu
Kendati sudah bercerai dengan Wina, Joni memutuskan untuk membesarkan sendiri anak hasil pernikahannya dengan Wina.
Bangga dengan profesi sebagai ahli komputer, Joni berusaha sedari dini mengajarkan kepada anaknya prinsip kerja komputer. Ketika sedang memberi makan, Joni berkata, “Nah Billy, anggap makanan di sendok ini disket dan mulutmu diskdrive. Disket harus dimasukkan ke dalam diskdrive”.
Si anak membuka mulutnya dan makan. Setelah beberapa suap, si anak enggan membuka mulutnya dan terus membujuk, “Ayo buka mulutmu, disket ini harus masuk ke dalam disk-drive.”
Sambil menunjukkan ada butiran batu, si anak berkata, “Papa, ada virus”.
Dengan sabar Joni membuang butiran batu tersebut dan si anak mau makan lagi. Namun setelah beberapa suap,si anak berhenti makan dan Joni yang mulai tidak sabar terus meminta anaknya membuka mulut. Si anak tetap saja tidak mau makan. Setelah Joni berteriak marah, akhirnya si anak berkata, “Papa, komputernya sedang hang…”
Joni cuma menghela nafas panjang mencoba tetap sabar. Terlintas di benaknya untuk memformat anak badung yang ada di hadapannya.
Kendati sudah bercerai dengan Wina, Joni memutuskan untuk membesarkan sendiri anak hasil pernikahannya dengan Wina.
Bangga dengan profesi sebagai ahli komputer, Joni berusaha sedari dini mengajarkan kepada anaknya prinsip kerja komputer. Ketika sedang memberi makan, Joni berkata, “Nah Billy, anggap makanan di sendok ini disket dan mulutmu diskdrive. Disket harus dimasukkan ke dalam diskdrive”.
Si anak membuka mulutnya dan makan. Setelah beberapa suap, si anak enggan membuka mulutnya dan terus membujuk, “Ayo buka mulutmu, disket ini harus masuk ke dalam disk-drive.”
Sambil menunjukkan ada butiran batu, si anak berkata, “Papa, ada virus”.
Dengan sabar Joni membuang butiran batu tersebut dan si anak mau makan lagi. Namun setelah beberapa suap,si anak berhenti makan dan Joni yang mulai tidak sabar terus meminta anaknya membuka mulut. Si anak tetap saja tidak mau makan. Setelah Joni berteriak marah, akhirnya si anak berkata, “Papa, komputernya sedang hang…”
Joni cuma menghela nafas panjang mencoba tetap sabar. Terlintas di benaknya untuk memformat anak badung yang ada di hadapannya.
Orang Dilihat dari Caranya Kentut
Oleh daniel, 4/07/05 dalam kategori Humor & Cerita Lucu
Orang PINTER : Orang yang tahu kapan harus kentut dan kapan tidak boleh kentut
Orang SOPAN & JUJUR : Orang yang kalau kentut selalu bilang : “Maaf saya mau kentut dulu”
Orang SOK BERSIH : Orang yang kalau kentut celana dilepas dulu
Orang PENUH MISTERI : Orang yang kalau kentut tidak pernah diketahui oleh rrang lain
Orang SOSIAL : Orang yang selalu kipas-kipas setiap selesai kentut
Orang SOMBONG : Orang yang suka mencium kentutnya sendiri.
Orang BANYAK AKALNYA : Orang yang kalau kentut sambil berteriak, agar tak terdengar kentutnya
Orang BODOH : Orang yang tidak bisa membedakan mana kentut sendiri dan mana kentut Orang lain
Orang PELIT : Orang yang suka ngempet / nahan kentutnya sendiri
Orang KORUP : Kentutnya bau sekali
Orang TIDAK JUJUR : Orang yang habis kentut terus meludah
Orang HEMAT : Orang yang bisa mengeluarkan kentutnya sesuai kebutuhan
Orang PERCAYA DIRI : Orang yang kalau kentut dikeras-kerasin
Orang LUGU : Orang yang kentut malah kaget
Orang GEMAR MENABUNG : Orang yang kalau kentut dimasukan ke kantong plastik lalu diiket erat2
Orang SADIS : Orang yang suka kentut di depan muka orang lain
TUKANG FITNAH : Orang yang kalau kentut langsung menuduh Orang lain
Orang APES / SIAL : Sudah bau kentut masih dituduh pula
Orang SERAKAH : Orang yang seneng ciumin kentutnya Orang lain
Orang GENDENG : Orang yang kalau kentut pantatnya dimasukan air, agar bunyi blekuthuk-blekuthuk
Orang BOROS : Orang yang kalau kentut dikeluarkan sekaligus sampai terikut ampas-ampasnya
Orang JOROK : Orang yang setiap kentut celananya ikut basah
Orang MALES : Orang yang kentut ga pernah tuntas
Orang MINDERAN / NGGAK PEDE : Orang yang suara kentutnya kecil dan terdengar tersendat-sendat
Orang PEMBUAL : Orang yang tidak bisa lagi dibedakan mana itu kentut atau omongannya
Orang KAYA : Orang yang banyak kentutnya daripada kerjanya
Orang SENGSARA : Orang yang seumur-umur hanya pingin kentut saja nggak pernah kesampaian
Orang NGGAK PUNYA KERJAAN : Yang suka membahas masalah kentut. Paling tidak yang baca ini…
Orang PINTER : Orang yang tahu kapan harus kentut dan kapan tidak boleh kentut
Orang SOPAN & JUJUR : Orang yang kalau kentut selalu bilang : “Maaf saya mau kentut dulu”
Orang SOK BERSIH : Orang yang kalau kentut celana dilepas dulu
Orang PENUH MISTERI : Orang yang kalau kentut tidak pernah diketahui oleh rrang lain
Orang SOSIAL : Orang yang selalu kipas-kipas setiap selesai kentut
Orang SOMBONG : Orang yang suka mencium kentutnya sendiri.
Orang BANYAK AKALNYA : Orang yang kalau kentut sambil berteriak, agar tak terdengar kentutnya
Orang BODOH : Orang yang tidak bisa membedakan mana kentut sendiri dan mana kentut Orang lain
Orang PELIT : Orang yang suka ngempet / nahan kentutnya sendiri
Orang KORUP : Kentutnya bau sekali
Orang TIDAK JUJUR : Orang yang habis kentut terus meludah
Orang HEMAT : Orang yang bisa mengeluarkan kentutnya sesuai kebutuhan
Orang PERCAYA DIRI : Orang yang kalau kentut dikeras-kerasin
Orang LUGU : Orang yang kentut malah kaget
Orang GEMAR MENABUNG : Orang yang kalau kentut dimasukan ke kantong plastik lalu diiket erat2
Orang SADIS : Orang yang suka kentut di depan muka orang lain
TUKANG FITNAH : Orang yang kalau kentut langsung menuduh Orang lain
Orang APES / SIAL : Sudah bau kentut masih dituduh pula
Orang SERAKAH : Orang yang seneng ciumin kentutnya Orang lain
Orang GENDENG : Orang yang kalau kentut pantatnya dimasukan air, agar bunyi blekuthuk-blekuthuk
Orang BOROS : Orang yang kalau kentut dikeluarkan sekaligus sampai terikut ampas-ampasnya
Orang JOROK : Orang yang setiap kentut celananya ikut basah
Orang MALES : Orang yang kentut ga pernah tuntas
Orang MINDERAN / NGGAK PEDE : Orang yang suara kentutnya kecil dan terdengar tersendat-sendat
Orang PEMBUAL : Orang yang tidak bisa lagi dibedakan mana itu kentut atau omongannya
Orang KAYA : Orang yang banyak kentutnya daripada kerjanya
Orang SENGSARA : Orang yang seumur-umur hanya pingin kentut saja nggak pernah kesampaian
Orang NGGAK PUNYA KERJAAN : Yang suka membahas masalah kentut. Paling tidak yang baca ini…
Langganan:
Postingan (Atom)